Gandeng LKKS Provinsi Gorontalo, Pemuda Bangkit Molosipat W Khitan Massal 50 Anak Yatim dan Dhuafa
Para pemuda yang menamakan dirI mereka 'Pemuda Bangkit' Molosipat W, berencana akan mengadakan agenda bakti sosial
Penulis: Husnul Puhi |
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Para pemuda yang menamakan dirI mereka 'Pemuda Bangkit' Molosipat W, berencana akan mengadakan agenda bakti sosial bersama Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) Provinsi Gorontalo dan Pemuda Relawan Gorontalo, pada Jumat (17/6/2022) nanti.
Agenda tersebut meliputi Khitanan Massal, Isbat Nikah, dan Baiat Anak Yatim dan Dhuafa.
Bakti sosial ini direncanakan akan mengkhitan 50 anak yatim dan duafa,
Selain itu, mereka juga akan mengisbat nikah 10 pasang calon pengantin, dan membaiat 21 anak yatim dan duafa.
Kepada TribunGorontalo.com, Bendahara kegiatan Rahmat Mozin mengatakan, acara itu akan dilaksanakan secara massal.
"Agenda ini rencananya akan kami lakukan pada hari jumat dan sabtu yakni tanggal 17 dan 18 Juni 2022," ungkap Rahmat.
Menurutnya, acara ini adalah agenda tahunan mereka. Tahun lalu mereka telah melaksanakan agenda bakti sosial ini menggandeng Pemuda Relawan Gorontalo.
Namun berbeda dengan tahun ini, Pemuda Bangkit Molosipat W tersebut turut menggandeng LKKS Provinsi Gorontalo.
"Rencananya agenda hari pertama kami akan mengisbat nikah 10 pasang calon pengantin di KUA Kota Barat pada pukul 08.00 Wita pagi hari, kemudian esok harinya akan mengkhitan dan membaiat anak yatim dan duafa," lanjut Rahmat.
Agenda khitan dan baiat tersebut rencana akan dilaksanakan di Taman Merah Putih Molosipat W Kota Barat.
Agenda bakti sosial ini diketuai oleh Franki Adam dari LKKS Provinsi Gorontalo dan Koordinatornya dikoordinir oleh Hermawan Mozin yang berasal dari Pemuda Bangkit Molosipat W.
Tujuan diadakannya agenda bakti sosial ini adalah untuk membantu dan meringankan kaum duafa maupun anak yatim dalam berkhitan dan nikah.
"Kami ingin membantu kaum-kaum duafa yang tidak mampu, karna biaya nikah dan khitan saat ini sudah mahal," lanjut Rahmat.
Adapun Kesiapan pihak panitia dari agenda ini menurut Rahmat baru mencapai 45 persen.
Dalam hal ini, pihak panitia sedang menjalankan proposal ke beberapa instansi dan pendukung acara. (*)