Selasa, 17 Maret 2026

Habiskan Rp 1 Miliar Musim Lalu, Persidago Dianggap Tim Termiskin Liga 3 Indonesia

Permasalahan keuangan masih menghantui tim berjulukan Laskar Menara tersebut.

Tayang:
zoom-inlihat foto Habiskan Rp 1 Miliar Musim Lalu, Persidago Dianggap Tim Termiskin Liga 3 Indonesia
TribunGorontalo.com
Persidago di sesi latihan menjelang musim baru Liga 3 Indonesia 

TRIBUNGORONTALO.COM - Liga 3 Indonesia bakal digelar bulan Agustus mendatang, tim Persidago Gorontalo tengah fokus dalam seleksi pemain.

Namun Permasalahan keuangan masih menghantui tim berjulukan Laskar Menara tersebut.

Pasalnya, menurut Asisten Manajer, Helmin Hippy, meski berhasil mengarungi kompetisi musim lalu, Persidago dianggap tim termiskin.

Padahal dana yang dikeluarkan klub mencapai Rp 1 Miliar.

"Terkait biaya tim memang masih menjadi perbincangan hampir setiap tim," kata Helmin, Sabtu (11/6/2022).

Helmin mengungkapkan,  mengarungi kompetisi sepak bola di Indonesia, setiap tim harus merogoh kocek yang tidak sedikit, agar keberlangsungan tim tetap terjaga.

"Musim lalu, kita menghabiskan satu miliar lebih, tapi masih dianggap sebagai tim termiskin," imbuh Helmin.

Helmin menjelaskan, idealnya biaya selama satu musim itu mencapai Rp 4-5 miliar.

"Itu (biaya) sudah termasuk gaji pemain, honor official, dan akomodasi, juga fasilitas tim," jelasnya.

Karena itu, manajemen Persidago sudah menyusun konsep dan strategi untuk mendapatkan dukungan sponsor, baik dari swasta maupun BUMN.

"Saya dengan manajer tim, Prof Nelson Pomalingo punya konsep, karena memang kita tidak bisa bergantung pada pemerintah," kata dia.

Untuk itu, manajemen Persidago membutuhkan dukungan langsung masyarakat Gorontalo ke stadion, terutama saat Persidago bermain di kandang, Stadion Gelora 23 Januari.

"Itu (dukungan) yang saya harapkan. Saya berharap para penonton bisa datang langsung menonton pertandingan Persidago," jelas Helmin di sela-sela mengawasi proses seleksi pemain, (Sabtu 11/6/2022).

Melalui dukungan langsung tersebut, lanjut dia, masyarakat atau suporter sudah turut membantu keuangan tim, melalui tiket, dan membeli merchandise.

"Masyarakat bisa datang langsung, dan membantu melalui tiket dan merchandise," tandasnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved