Capres 2024
Cari Pasangan Cak Imin, PKB Pertimbangkan Anies, Tito, Andika dan Erick
Pengurus partai politik atau gabungan parpol putar otak mencari figur calon presiden dan calon wakil presiden yang akan maju pilpres.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/120622-Cak-Imin-Anies.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Jakarta - Pengurus partai politik atau gabungan parpol putar otak mencari figur calon presiden dan calon wakil presiden yang akan maju pada Pemilihan Presiden 2024.
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin dikabarkan akan dipasangkan dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) untuk Pilpres 2024.
Hal ini terlihat dalam unggahan di akun Instagram pribadi Wakil Ketua Umum PKB, Jazilul Fawaid.
Dalam unggahan tersebut, terlihat sosok Cak Imin dan Anies Baswedan berdampingan.
Tercantum pula nama Koalisi Semut Merah.
Sebagai informasi, Koalisi Semut Merah merupakan bentuk koalisi yang sedang dijajaki oleh PKB dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) untuk Pemilu 2024.
Selain itu, ada pula lambang kedua partai tersebut di sisi kiri dan kanan gambar.
Kemudian, Jazilul juga menuliskan caption yaitu “Bersatu untuk Umat. Bismillah.”
Namun, Jazilul membantah bahwa duet Cak Imin-Anies sudah menjadi pasangan yang pasti untuk diusung.
Dirinya mengatakan masih ada beberapa calon lain untuk diduetkan dengan Cak Imin.
“Masih penjajakan. Ada (calon selain Anies), Jenderal Tito Karnavian, Jenderal Andika Perkasa, dan Erick Tohir,” katanya ketika dihubungi Tribunnews, Minggu (12/6/2022).
Diberitakan Tribunnews sebelumnya, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) membentuk koalisi yang disebut Koalisi Semut Merah.
Koalisi ini dilakukan dalam rangka menyongsong Pemilu 2024 mendatang.
Adapun koalisi kedua partai politik (parpol) itu diumumkan Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid dan Sekretaris Jenderal PKS Habib Aboe Bakar di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (9/6/2022).
Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid berharap dengan adanya koalisi ini diharapkan dapat menghadirkan kesejukan dan warna baru menjelang Pemili 2024.
“Karena awal, kita semuanya berharap jangan banyak curiga. Jangan negatif thinking, ini sedang apa, sedang mau apa. Kita positif thinking, ada nanti hasilnya menjadi baik,” kata Jazilul.
Demokrat: Makin Banyak Koalisi, Makin Baik
Partai Demokrat ikut buka suara terkait rencana dibangunnya koalisi Semut Merah oleh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dalam menyongsong pertarungan Pemilu 2024.
Kepala Badan Komunikasi Strategis (Bakomstra) sekaligus Juru Bicara Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra mengatakan, dengan semakin banyaknya partai yang berkoalisi maka diyakini akan menciptakan proses demokrasi yang baik.
"Setiap upaya untuk membangun koalisi, tentu harus didorong dan didukung. Untuk memastikan demokrasi di Indonesia berjalan dengan baik. Makin banyak koalisi, makin baik," kata Herzaky dalam keterangan tertulisnya, Minggu (12/6/2022).
Adapun membentuk koalisi kata Herzaky, merupakan suatu keharusan, karena adanya persyaratan ambang batas presiden atau presidential threshold 20 persen untuk mengajukan pasangan calon presiden dan wakil presiden di Pilpres 2024.
Sedangkan partai politik parlemen yang sudah memenuhi syarat ini baru satu partai yakni Partai Demokrasi Indonesia-Perjuangan (PDIP).
Dengan demikian kata dia, delapan partai lainnya di parlemen harus membentuk koalisi untuk menghindari kembali terjadinya polarisasi saat Pilpres mendatang.
"Janganlah ada pihak-pihak yang memaksakan maksimal hanya dua calon yang bertarung, apalagi satu calon utama, dan satu calon boneka," ucap Herzaky.
"Agar semakin banyak pilihan pemimpin yang berkualitas untuk rakyat dan meminimalisir potensi polarisasi," sambungnya.
Herzaky menambahkan, dalam pesta demokrasi nantinya, Partai Demokrat mendorong untuk memberi ruang terbuka untuk semua partai dengan menerapkan kompetisi dan kontestasinya berjalan dengan fair.
Jangan sampai ada upaya untuk memangkas demokrasi dan kedaulatan rakyat dalam Pemilu 2024.
"Kita dorong sebanyak mungkin calon," ujar Herzaky.
Sebelumnya, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) membentuk koalisi yang disebut Koalisi Semut Merah. Koalisi ini dilakukan dalam rangka menyongsong Pemilu 2024 mendatang.
Adapun koalisi kedua partai politik (parpol) itu diumumkan Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid dan Sekretaris Jenderal PKS Habib Aboe Bakar di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (9/6/2022).
Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid berharap dengan adanya koalisi ini diharapkan dapat menghadirkan kesejukan dan warna baru menjelang Pemili 2024.
“Karena awal, kita semuanya berharap jangan banyak curiga. Jangan negatif thinking, ini sedang apa, sedang mau apa. Kita positif thinking, ada nanti hasilnya menjadi baik,” kata Jazilul. (*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul PKB Duetkan Cak Imin dan Anies Baswedan Jadi Capres-Cawapres 2024: Bersatu untuk Umat