PPP Jagokan Nelson di Pilgub, Abdillah: Bisa Jadi Pertimbangan KIB
Hal ini berdasarkan usulan yang disampaikan jajaran pengurus PPP dari tingkatan DPW, DPC hingga PAC se Provinsi Gorontalo.
Penulis: Redaksi |
(Laporan Ronald Rampi, Wartawan TribunGorontalo.com dari Kabupaten Pohuwato)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Gorontalo telah merekomendasikan Nelson Pomalingo untuk maju dalam ajang pemilihan gubernur-wakil gubernur (Pilgub) Gorontalo, pada tahun 2024 mendatang.
Hal ini berdasarkan usulan yang disampaikan jajaran pengurus PPP dari tingkatan DPW, DPC hingga PAC se Provinsi Gorontalo.
Keputusan PPP Gorontalo ini menjadi hangat diperbincangkan. Pasalnya, rekomendasi tersebut muncul ditengah wacana terbentuknya Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) yang diprakarsai oleh tiga partai politik, yakni Golkar-PPP-PAN.
Lantas, apakah rekomendasi PPP Gorontalo terhadap Nelson Pomalingo tersebut menjadi salah satu point kerjasama politik bagi KIB di Gorontalo?
Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PPP Kabupaten Boalemo Abdillah Alhasni, saat berbincang dengan TribunGorontalo.com menjelaskan, rekomendasi kepada Nelson Pomalingo untuk maju pada ajang Pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur (Pilgub) Gorontalo tahun 2024, telah diputuskan sebelum Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) terbentuk.
"Rekomendasi buat Prof Nelson ini sudah disepakati, sebelum lahirnya KIB. Dari PAC, DPC sampai DPW bersepakat merekomendasikan Prof Nelson sebagai calon gubernur. Dan ini adalah keputusan PPP," ungkapnya.
Terkait dengan keberadaan Koalisi Indonesia Bersatu (KIB), Abdillah menegaskan adalah harga mati.
Sebab, KIB ini merupakan keputusan pimpinan partai politik ditingkat pusat.
Pastinya, kata dia, keputusan politik yang telah disepakat tersebut wajib untuk dijabarkan dan dilaksanakan oleh seluruh kader dan pengurus partai yang ada di daerah.
"Kalau soal KIB, itu harga mati. Kami akan menjabarkan dan melaksanakan apa yang telah menjadi instruksi DPP. Namun dalam hal ini, keberadaan KIB pastinya juga tidak akan menganulir apa yang telah menjadi keputusan kami (PPP). Terlebih soal rekomendasi kepada pak Nelson di Pilgub. Jadi kami harap ini bisa dipertimbangkan dalam KIB nantinya," beber Abdillah.
Kendati begitu, Abdillah mengakui bahwa diinternal KIB belum ada pembicaraan soal Pilpres, Pilgub maupun Pilkada.
Konteks kerjasama politik yang dibahas dalam KIB sendiri, menurut Abdillah, masih seputaran komitmen bersama untuk membangun politik gagasan dan politik ide.
"KIB saat ini masih fokus untuk mengikis habis munculnya politik identitas," kata dia.
Untuk PPP, Abdillah menegaskan masih akan fokus untuk memenangkan pertarungan perebutan kursi di parlemen, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Abdillah-Alhasni-Ketua-DPC-PPP-Boalemo.jpg)