Puan Maharani di Antara Jokowi dan Anies, Begitu Analisis Pengamat Politik
Presiden Joko Widodo dan Gunernur DKI Jakarta Anies Baswedan duduk mengapit Ketua DPR RI Puan Maharani.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/050622-Puan-Maharani.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Jakarta - Presiden Joko Widodo dan Gunernur DKI Jakarta Anies Baswedan duduk mengapit Ketua DPR RI Puan Maharani.
Peristiwa menarik terjadi saat sejumlah tokoh nasional duduk bareng menyaksikan gelaran balapan Formula E 2022 Jakarta E-Prix dari Royal Box Sirkuit Jakarta International E-Prix Circuit (JIEC), Sabtu (4/6/2022).
Pengamat Politik Fadhli Harahab mengatakan posisi duduk Puan yang diapit Jokowi dan Anies menyimbolkan posisi PDIP dan tentunya Puan Maharani sendiri yang begitu strategis dalam dinamika politik nasional ke depan.
"Saya kira bukan kebetulan Mbak Puan berada di tengah, diapit Pak Jokowi dan Pak Anies. Apalagi selentingan kabar Anies yang mempersilakan Mbak Puan duduk di tengah-tengah mereka," duga Fadhli.
Menurut Direktur Eksekutif Sudut Demokrasi Riset dan Analisis (SUDRA) itu, posisi PDIP dan Puan Maharani sangat strategis karena hanya PDIP yang bisa mengusung capresnya sendiri.
Modal itu menjadi kekuatan besar bagi PDIP dan Puan Maharani sebagai calon yang berpotensi besar diusung, sehingga semua tokoh nasional ingin dekat dan bahkan ikut dengan gerbong partai berlambang kepala banteng moncong putih.
"Hanya PDIP parpol yang bisa mengusung calonnya sendiri karena telah memenuhi batas presidential thereshold 20 persen. Artinya PDIP punya posisi penting dan menentukan," ujarnya.
Sehingga, siapapun yang berkepentingan di Pilpres 2024 akan berusaha keras mendekati Puan yang berpotensi besar diusung sebagai capres maupun cawapres dari PDIP.
"Pak Jokowi yang meskipun Presiden, tetapi bukan ketua umum partai, sehingga tetap berkepentingan dengan Mbak Puan dan PDIP di Pilpres 2024. Begitu juga Mas Anies, meski elektabilitas lumayan tinggi tetapi tidak ada kepastian partai pengusung sehingga opsi mendekat ke Mbak Puan dan PDIP adalah pilihan logis," terangnya.
Ajang 'Ngumpul' Para Elite Politik
Presiden Joko Widodo menempati royal box saat menyaksikan langsung Formula E di kawasan Ancol, Jakarta, Sabtu (4/6/2022).
Jokowi terlihat duduk di sebelah kiri Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Puan Maharani.
Sementara kursi sebelah kanan Jokowi diduduki Ketua Pelaksana Jakarta E-Prix Ahmad Sahroni dan Chief Competition Officer Formula E (E-Prix) Alberto Longo.
Kepala negara menunjukkan mimik ceria berbincang dengan Sahroni dan Longo.
Mereka berbincang disertai tawa sesekali.
Adapun Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terlihat duduk di sebelah kiri Puan.
Keduanya tampak berbincang menunggu sesi balapan dimulai pukul 15.00 WIB.
Jokowi menyempatkan diri untuk menyapa para kru pebalap Formula E dengan didampingi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
Mereka berbincang sebentar dengan setiap kru yang didatangi.
Jokowi juga ditemani Chief Competition Officer Formula E (E-Prix) yang juga Co-Founder Formula E Alberto Longo saat bertemu dengan para pebalap serta krunya.
Juga terlihat Menparekraf Sandiaga Uno, Ketua MPR Bambang Soesatyo juga ikut mendampingi Presiden.
Ajang Kumpul
Sirkuit Internasional e-Prix Jakarta atau Jakarta International e-Prix Circui seakan menjadi ajang kumpul bagi para elite politik dan tokoh bangsa.
Sejauh mata memandang hadir berbagai tokoh parpol mulai dari Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) hingga Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (Zulhas).
Tokoh-tokoh besar yang juga hadir yakni Ketua DPR RI Puan Maharani, Ketua MPR RI Bambang Soesatyo, Gubernur DKI Anies Baswedan serta Ketua Pelaksana Jakarta E-Prix Ahmad Sahroni.
Dari Kabinet Indonesia Maju, sejumlah pejabat turut muncul seperti Menteri Pariwisata & Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah, Menteri BUMN Erick Thohir serta Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Sofyan A. Djalil.
Selain itu juga ada, Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, hingga Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. (*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Puan Maharani Diapit Jokowi dan Anies, Pengamat: Puan dan PDIP Penentu Strategis Pilpres 2024