Lurah dan Camat di Kota Gorontalo Diminta Bergerak Atasi Persoalan Sampah

Jika diakumulasi dalam seminggu saja, sudah ada 196 ton atau 179.623 kilogram yang menumpuk di ibu kota provinsi tersebut.

TribunGorontalo.com/AgungPanto
Tumpukan sampah di sepanjang jalan Lafran Pane, Kota Gorontalo, Kamis (12/5/2022). 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Produksi sampah di Kota Gorontalo capai 140 ton per hari.

Namun, hanya sekitar 80 persen dari jumlah itu yang berhasil terangkut ke tempat pembuangan akhir (TPA). 

Artinya, ada sekitar 28 ton lagi yang tertinggal setiap harinya. 

Jika diakumulasi dalam seminggu saja, sudah ada 196 ton atau 179.623 kilogram yang menumpuk di ibu kota provinsi tersebut.

Marten pun geram. Wali Kota Gorontalo dua periode itu meminta lurah dan camat tak abaikan masalah ini. 

Sampah bukan lagi masalah satu sektor. Seluruhnya kata dia mesti bergerak. 

“Sampah tugas kita semua, mari kita saling mengingatkan satu sama lain” tegas dia, Kamis (2/06/2022).

Wali kota dua periode itu menegaskan juga, kebersihan lingkungan Kota Gorontalo tidak hanya tanggung jawab Dinas Lingkungan Hidup (DLH). 

Lurah dan camat ia meminta ikut berperan.

“Sampah tugas kita semua, mari kita saling mengingatkan satu sama lain, untuk kebersihan" tegasnya.

Sejumlah strategi telah dilakukan, misalnya menambah insentif tenaga kebersihan Kota Gorontalo.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved