Korban Kebakaran di Desa Popodu Merupakan Seorang Janda Tulang Punggung Keluarganya

Aisa Mohamad (42) pemilik rumah korban kebakaran di Desa Popodu, Kecamatan Bulango Timur, Selasa (31 Mei 2022) adalah seorang janda hidup

Editor: Fajri A. Kidjab
TribunGorontalo.com
Aisa Mohamad, korban rumah kebakaran di Desa Popodu Kecamatan Bolang Timur Kabupaten Bone Bolango 

TRIBUNGORONTALO.COM, Bulango Timur - Aisa Mohamad (42) pemilik rumah korban kebakaran di Desa Popodu, Kecamatan Bulango Timur, Selasa (31 Mei 2022) adalah seorang janda hidup, yang kesehariannya menjual makanan siap saji.

Tak hanya itu, dirinya juga menjadi tulang punggung anak dan cucunya sedikitnya delapan jiwa.

Saat kejadian itu, Aisa mengaku sedang mengantarkan makanan ke rumah konsumen yang berada di Kota Gorontalo, sedangkan anak dan cucunya tengah bermain di rumah warga sekitar.

Sekembalinya dirinya dari mengantarkan makanan ke rumah konsumen, Aisa mendapati rumahnya hangus terbakar dan tak ada barang-barang yang tersisa, melainkan pakaian yang dikenakan

Tak memiliki barang berharga lagi,
Aisa Mohamad harus memulai merintis dari nol bersama keluarga kecilnya.

Berdasarkan informasi TribunGorontalo.com, penyebab kebakaran diduga korsleting listrik pada sakelar lampu.

Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Bone Bolango berhasil memadamkan api, setelah mendapat laporan dari warga, sekira pukul 12.30 Wita.

Setelah mendapat informasi, tim Damkar pun menurunkan dua unit mobil dan segera menuju lokasi kejadian.

Meski api berhasil dipadamkan sekitar 13.30 Wita, seluruh aset yang berada di dalam rumah ludes dilahap si jago merah.

Atas insiden kebakaran tersebut, kerugian material diperkirakan mencapai Rp. 50-70 juta.

Saat kejadian semua anggota penghuni rumah sedang berada di luar.

Kobaran api segera disadari warga setempat, sehingga sebelum tim damkar tiba di lokasi, api berhasil dipadamkan.

Tetapi seluruh aset telah ludes terbakar.

Kepada TribunGorontalo.com, Aisa mengungkapkan telah melaporkan kejadian tersebut ke Dinas Sosial agar sekiranya mendapat perhatian dari pemerintah. (*)

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved