BNPT dan Densus 88 Selidiki Konvoi Dukung Khilafah

Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) merespons soal viral video konvoi rombongan yang membawa tulisan.

Editor: Lodie Tombeg
Tribunnews
Polisi menangkan terduga teroris. 

"Lihatlah kasus penangkapan NAS tersangka teroris di Bekasi yang ditemukan di kontrakannya kardus berisi Khilafatul Muslimin dan logo bordir Khilafatul Muslimin," terangnya.

Selain itu, lanjut Nur Wahid, gerakan Khilafatul Muslimin mudah berafiliasi dengan jaringan kelompok teror seperti ISIS.

Bahkan pada masa kejayaan ISIS pada tahun 2015, Rohan Gunaratna Peneliti Terorisme dari Singapura menggolongkan Khilafatul Muslimin telah berbaiat kepada ISIS.

Nur Wahid mengatakan, pihaknya akan melakukan pencegahan terkait konvoi dan khilaftul Muslimin secara umum tersebut.

BNPT, kata Nur Wahid, juga akan berkoordinasi dengan jajaran pemerintah daerah untuk mewaspadai hal tersebut.

"Terkait Khilafatul Muslimin, BNPT telah mengkoordinasikan pemerintah daerah, forkopimda di seluruh wilayah NKRI untuk mewaspadai gerakan ini karena bertentangan dengan falsafah bangsa dan berpotensi melahirkan gerakan terorisme," jelasnya.

Sebelumnya, Viral video yang memperlihatkan aksi konvoi kebangkitan khilafah di media sosial.

Tampak rombongan pesepeda motor mengenakan pakaian hijau dan membawa atribut poster hingga bendera bertuliskan, "Sambut kebangkitan khilafah Islamiyah." Konvoi itu terjadi di kawasan Jakarta Timur pada Minggu (29/5/2022).

Densus 88 Turun Tangan Selidiki

Tim Densus 88 Antiteror Polri turun tangan memantau aksi konvoi puluhan motor yang viral di media sosial sambil membawa poster Khilafah Islamiyah di Jakarta pada Minggu (29/5/2022) kemarin.

"Densus 88 sudah monitor," kata Kabag Banops Densus 88 Antiteror Polri Kombes Aswin Siregar saat dikonfirmasi, Selasa (31/5/2022).

Aswin menuturkan pihaknya masih menyelidiki terkait aksi tersebut.

Khususnya, apakah ada kaitannya aksi tersebut dengan dugaan tindak pidana terorisme.

"Kami masih menyelidiki peristiwa ini dengan bekerja sama dengan unit kepolisian terkait lainnya," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Polda Metro Jaya memberi tanggapan terkait aksi konvoi puluhan motor yang viral di media sosial sambil membawa poster Khilafah Islamiyah pada Minggu (29/5/2022) kemarin.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved