Marten Taha: APEKSI Bangkitkan Perekonomian Indonesia Lewat UMKM
Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) mengambil bagian penting di dalam membangkitkan perekonomian dan merecovery ekonomi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Wali-Kota-Gorontalo-Dukung-Peningkatan-UMKM-Kota-Gorontalo.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Kota Gorontalo - Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) mengambil bagian penting di dalam membangkitkan perekonomian dan merecovery ekonomi.
Sebanyak 41 dari 98 Wali Kota se-Indonesia termasuk Wali Kota Gorontalo, Marten Taha turut menghadiri Hari Ulang Tahun (HUT) Asosiasi Pemerintahan Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) ke-22 di Kota Bandar Lampung, pada 27-29 Mei 2022, Jumat (27/5/2022).
Marten mengatakan, pembukaan HUT Apeksi ke-22 di Kota Bandar Lampung juga dihadiri langsung Menpan RB Tjahjo Kumolo, Mendagri Tito Karnavian dan Menparekraf Sandiaga Uno.
Marten Taha menjelaskan, acara APEKSI saat ini tengah fokus untuk membangkitkan perekonomian Indonesia setelah kurang lebih 2 tahun, perekonomian indonesia terpuruk karena pandemi Covid-19.
"Fokus program APEKSI saat ini yakni bagaimana membangkitkan perekonomian Indonesia," ujar Marten.
Sehingga, kata dia, tema seminar nasional dalam rangka HUT APEKSI ke-22 mengangkat soal kebangkitan ekonomi melalui kerjasama multipihak.
Wakil Ketua Umum I Bidang Pemerintahan dan Otonomi Daerah APEKSI itu menjelaskan, pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas) bulan Agustus 2022 nanti, pembahasan akan lebih khusus menyangkut bagaimana membangkitan perekonomian Indonesia.
Salah satu contoh programnya yakni bagaimana menkolaborasikan produk-produk hasil Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dengan produk lain yang ada di Indonesia.
“Rencananya pada saat Rakernas APEKSI nanti di bulan Agustus, selain membuat kajian yang melibatkan semua stekholder, baik itu akademisi dan kementerian membahas sekaligus merumuskan suatu model pengembangan membangkitkan ekonomi Indonesia," kata dia.
"Dan membuat Indonesia EXPO yang nanti menkolaborasikan hasil UMKM semua daerah se Indonesia,” imbuhnya.
Wali Kota dua periode tersebut mengaku optimis dan akan mendorong UMKM, perekonomian Indonesia, agar berangsur akan kembali sehat.
"Secara tidak langsung UMKM banyak menyerap tenaga kerja hingga 90 persen se indonesia," ungkapnya.
"Dari sini perekonomian kita bisa meningkat dan kita wajib mendorong UMKM agar dapat menghasilkan produk yang kemudian bisa bersaing dengan negara lain," jelasnya. (*)