Warga Pone-Yosonegoro Trauma Banjir, Sebut Tak Cuma Butuh Makanan

Warga Desa Pone, Delfianti Rivai bahkan dengan nada frustasi mengaku, dirinya tidak membutuhkan makanan siap saji, melainkan solusi pemerintah dalam m

Editor: Wawan Akuba
TribunGorontalo.com/WawanAkuba
ILUSTRASI: Seorang warga menyelamatkan diri dari banjir bandang. 

Laporan Sri Aprilia Mayang, wartawan TribunGorontalo.com dari Kabupaten Gorontalo

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Masyarakat Desa Pone dan Yosonegoro, Kecamatan Limboto Barat, Kabupaten Gorontalo mengaku trauma dengan banjir yang hampir tiap tahun terjadi. Terlebih ketika hujan deras. 

Warga Desa Pone, Delfianti Rivai bahkan dengan nada frustasi mengaku, dirinya tidak membutuhkan makanan siap saji, melainkan solusi pemerintah dalam mengatasi banjir. 

"Tolong bu, sampaikan sama pak Bupati atau siapa saja yang berwenang, kami tak butuh makanan siap saji atau jenis bantuan apapun kalau banji. Kami hanya butuh solusi bagaimana nasib kami kalau saat musim hujan pasti kondisi kami seperti ini," curhat Delfi, Rabu (25/5/2022).

Menurut dia, banjir yang kerap menerjang wilayah desanya, sudah seperti makanan pokok. Artinya sudah kerap terjadi. 

“Bangun taman sana sini, boleh. Hanya wisata yang diperindah, tapi kondisi kami seperti ini tidak ditangani dengan serius," ungkap Delfianti.

Sebelumnya hujan deras mengguyur Gorontalo sejak Selasa siang 17 Mei 2022 kemarin, menyebabkan banjir di Desa Pone dan Yosonegoro, Kecamatan Limboto Barat, Kabupaten Gorontalo. 

Banjir terjadi sekitar pukul 16.00 Wita. Jalan dua arah yang membelah permukiman para penduduk Jawa-Tondano (Jaton) itu, kini hanya salah satunya yang bisa dilalui. 

Lalu lintas dua arah kini menggunakan satu jalan saja. Sebab, jalan dari arah Tugu ketupat di kawasan desa terendam banjir dengan arus yang deras. 

Kemacetan pun tidak dapat dihindari, karena motor dari arah Isimu dan Limboto harus berbagi jalan yang seharusnya hanya digunakan satu arah.

“Jalan di sebelah arusnya deras, Pak,” tegas seorang pengendara motor.

Pantauan TribunGorontalo.com, sejumlah kendaraan yang tak ingin terjebak arus deras banjir, harus putar balik. Ada pula beberapa yang mengambil arah memutar. (*)

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved