Senin, 4 Mei 2026

AHY Punya 'Mobil Sendiri', Kader Demokrat Tanggapi Anies

Bursa calon presiden kian ramai. Selain Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, nama Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono.

Tayang:
Editor: Lodie Tombeg
zoom-inlihat foto AHY Punya 'Mobil Sendiri', Kader Demokrat Tanggapi Anies
(KOMPAS.com/KRISTIANTO PURNOMO-GARRY LOTULUNG-RODERICK ADRIAN)
FIGUR CAPRES - (kiri ke kanan) Kolase foto Anies Baswedan, Ridwan Kamil, Ganjar Pranowo, Sandiaga Uno, dan Agus Harimurti Yudhoyono. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Jakarta - Bursa calon presiden kian ramai. Selain Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, nama Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) juga mengemuka jadi capres.

Namun Ketua DPD Demokrat DKI Jakarta Mujiyono punya pendapat lain.

Mujiyono merelakan AHY menjadi calon wakil presiden (cawapres) untuk Anies Baswedan.

Pasalnya, dia mengakui elektabilitas Gubernur DKI Jakarta itu jauh lebih moncer dibandingkan AHY.

Walau demikian ada catatan khusus yang diberikan Demokrat untuk Anies yaitu soal elektabilitas.

Pasalnya, elektabilitas Anies diprediksi merosot setelah lengser dari jabatannya sebagai orang nomor satu di DKI pada Oktober 2022 mendatang.

"Mungkin bisa untuk sekarang startingnya Anies-AHY, karena Anies elektabilitasnya lebih tinggi. Tapi kalau nanti pak Anies sudah tidak jadi gubernur kan bisa turun," ucapnya dalam keterangan tertulis, Rabu (25/5/2022).

Maksudnya Anies belum memiliki kendaraan politik yakni parpol yang jadi syarat maju di Pilpres.

Sementara AHY adalah ketua umum Demokrat, si pemilik partai.

Ketua Komisi A DPRD DKI ini mengakui, duet Anies-AHY memang diidam-idamkan oleh banyak kader Demokrat.

Hal ini bisa dilihat saat pelantikan pengurus DPD Demokrat DKI beberapa waktu lalu.

Saat itu, Anies yang turut hadir bersama AHY diteriaki para kader Demokrat sebagai 'duet maut'.

"Tak sedikit kader Partai Demokrat di Jakarta dan konstituen menyuarakan untuk menduetkan Anies dengan AHY sebagai Capres dan Cawapres 2024 nanti," ujarnya.

Untuk menjaga elektabilitas, Mujiyono pun mengajak Anies untuk menjadi kader partai.

Dengan demikian diharapkan elektabilitas Anies akan tetap terjaga meski sudah tak lagi menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.

"Bagaimana Anies langkah ke depan, terus memposisikan diri, terus bergerak jangan kendor. Karena dua tahun ini bisa bikin elektabilitas turun," kata dia.

Bila punya kendaraan politik, langkah Anies untuk maju dalam Pilpres 2024 mendatang dinilai Mujiyono bakal lebih mudah.

Anies pun bisa leluasa blusukan ke berbagai pelosok Indonesia dengan dukungan penuh dari partainya itu.

"Kalau Anies mau ke daerah gimana? Nah kalau AHY ke daerah jelas di sana ada kepengurusan, infrastruktur. Jadi seorang Ketum kan berhak datang ke wilayah-wilayah," tuturnya.

KIB Beberkan Kriteria Umum Capres

Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) bentukkan Partai Golkar, PAN dan PPP hingga kini belum juga mengumumkan siapa calon presiden (Capres) yang akan diusung untuk pertarungan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Kendati belum disampaikan dan disebut masih dalam pembahasan, namun, kriteria umum capres pilihan KIB sudah disepakati oleh ketiga anggota koalisi.

Sekretaris Jenderal PAN Eddy Soeparno menyatakan, salah satu kriteria umum yang dikedepankan oleh KIB yakni sosok yang dapat merangkul seluruh golongan masyarakat.

"Saya kira kalau kriteria umum semuanya sepakatlah bahwa calon itu harus merangkul semua kelompok golongan anak bangsa. Tidak boleh memecah belah, persatuan harus didahulukan. Merah putihnya tidak diragukan lagi targetnya kita harus menjadi bangsa berdaulat," kata Eddy dalam diskusi yang digelar di Kawasan Cikini, Jakarta, Selasa (24/5/2022).

Kriteria umum tersebut juga kata Eddy, sudah secara pasti akan disepakati oleh ketiga partai internal KIB.

"Siapapun yang akan mengusung akan memintra kriteria tersebut untuk dijadikan bahan pertimbangan," ungkapnya.

Tak hanya fokus pada persoalan capres, Eddy menyatakan kalau KIB juga akan membahas satu paket bersamaan Calon Wakil Presidennya.

Kata dia, sosok cawapres yang akan diusung harus bisa bekerjasama terutama dengan sang capres.

"Nanti paket ini akan menentukan sekali siapa yang akan menjadi cawapres yang mendampingi. Kriterianya sama, plus bisa bekerja sama dengan baik bersama dengan presidennya," kata dia.

Dalam kesempatan yang sama, Sekjen PPP Arwani Thomafi mengatakan, dalam menentukan pemilihan Capres, KIB juga akan melihat sisi kecerdasan dari sosok tersebut.

Tak hanya itu, KIB juga akan melihat track record dari Capres yang akan diusung nantinya setelah adanya pembahasan secara internal.

"Banyak tentu yang mempunyai kisi-kisi ya harus yang cerdas, harus yang merakyat lalu ada lagi punya pengalaman trekrecord pembangunan syukur-syukur nanti mungkin ada yang usul pernah mempimpin daerah," ucap Arwani.

Kendati demikian, Arwani menegaskan kalau pihaknya tidak menutup saran atau masukan dari organisasi parpol maupun non parpol lainnya.

Keseluruhan masukkan itu akan dijadikan bahan pertimbangan dan pembahasan di dalam internal KIB.

"Kami tidak menutup mata terima masuk-masukan dari para tokoh dari luar sebagai bahan pertimbangan," tukasnya. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Berharap Anies Gaet AHY Jadi Cawapres, Demokrat Sebut AHY Punya 'Mobil Sendiri'

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved