Mahasiswa Ekonomi UNG Curhat Perdana Melancong ke ‘Pulau Papan’ Torosiaje

Mahasiswa Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Gorontalo (UNG) itu mengaku senang setelah tiba di Kota Gorontalo.

Editor: Wawan Akuba
TribunGorontalo.com/WawanAkuba
Landscape Desa Torosiaje, Pohuwato. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Ismail Modanggu curhat perjalanan awalnya datang menginjakkan kaki di ‘Pulau Papan’ di Desa Torosiaje, Kecamatan Popayato, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo pada Minggu (22/5/2022).

Mahasiswa Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Gorontalo (UNG) itu mengaku senang setelah tiba di Kota Gorontalo. Lelahnya perjalanan dari Kota Gorontalo menurutnya terbayar tuntas. 

Alam Torosiaje menurutnya sangat indah. Ditambah landscape hutan mangrove yang hijau. Sebagai masyarakat Gorontalo Utara, ia merekomendasikan lokasi ini sebagai tempat wisata untuk menghilangkan kepenatan di perkotaan. 

“Nuansa di lokasi ini sangat berbeda, di sini sangat tenang, adem dan damai, tidak hanya itu, masyarakat yang bermukim disini juga sangat ramah kepada orang baru yang mengunjungi lokasi ini,” cerita Ismail. 

Is, begitu ia disapa, menuturkan sudah satu minggu ia berlibur ke lokasi itu. Ia datang bersama mahasiswa Fakultas MIPA, UNG. Ia hendak magang di lokasi itu. 

"Selama empat hari kami hanya berada di daratan, nanti hari ini saya baru bisa melihat langsung Torosiaje, ternyata sangat indah dipandang," tuturnya.

Meski indah, rupanya Desa Torosiaje yang ia sebut sebagai ‘Pulau Papan’ itu sulit mendapat air bersih. Ia pun penasaran bagaimana masyarakat bisa bertahan. 

“Luar biasa masyarakat yang bermukim di sini, mereka bisa bertahan dengan serba apa adanya. Saat Ia menjumpai seorang warga, mereka menuturkan tidak semua orang mendapatkan air bersih di lokasi ini, untuk mereka yang sulit mendapatkan air bersih, terpaksa harus memasak air dari laut, sementara tentu rasanya asin,” kata dia. 

"Ada yang bilang untuk penggunaan air PDAM di lokasi ini masih kurang, terpaksa harus menampung air dari tetangga, air itu yang dipakai untuk mencuci dan untuk mandi, sementara untuk minum tentu harus berfikir lagi, " tambah Ismail pemuda asal Gorontalo Utara itu. (*)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved