Konflik Rusia Vs Ukraina

Swedia dan Finlandia Ikut Latihan Militer dengan NATO

Pakta Pertahanan Atlantik Utara atau NATO menggelar salah satu latihan terbesar yang pernah ada di Baltik.

Editor: lodie tombeg
Tribunnews/AFP/Jonathan NACKSTRAND
Seorang prajurit Resimen Gotland P18 Angkatan Darat Swedia berdiri di samping kendaraan lapis baja yang ditutupi dengan cabang-cabang sebagai kamuflase selama latihan lapangan dekat Visby di pulau Gotland Swedia pada 17 Mei 2022. 

TRIBUNGORONTALO.COM - Pakta Pertahanan Atlantik Utara atau NATO menggelar salah satu latihan terbesar yang pernah ada di Baltik.

Latihan militer yang dinamakan Hedgehog tersebut melibatkan 10 negara. Termasuk Swedia dan Finlandia, yang tengah bersiap untuk mengajukan keanggotaan NATO.

Dilansir BBC, Hedgehog berlangsung di Estonia hingga 3 Juni mendatang.

Latihan militer ini telah dijadwalkan sebelum pecahnya invasi Rusia ke Ukraina.

NATO mengatakan tujuan dari latihan itu adalah untuk "meningkatkan kesiapan dan interoperabilitas" pasukannya.
15 ribu tentara terlibat dalam Hedgehog

Sekitar 15.000 tentara terlibat dalam latihan di Estonia, menjadikannya salah satu latihan militer terbesar yang diadakan di negara itu sejak 1991.
Latihan ini berlangsung 64 kilometer dari pangkalan militer terdekat Rusia.

Hal ini dimaksudkan untuk mensimulasikan serangan dari Rusia ke Estonia.

Rusia sebut NATO ancaman keamanan

Rusia melihat NATO sebagai ancaman keamanan dan telah memperingatkan "konsekuensi" bagi calon anggota baru.
Swedia tetap netral dalam Perang Dunia Kedua dan selama lebih dari dua abad, sebelumnya menghindari bergabung dengan aliansi militer.

Sementara itu, Finlandia yang berbagi perbatasan 1.300 kilometer dengan Rusia, menjaga tetap berada di luar NATO untuk menghindari permusuhan dengan tetangga timurnya.

Latihan itu direncanakan sebelum invasi Rusia ke Ukraina pada 24 Februari.
Namun di tengah meningkatnya ancaman keamanan dari Rusia, mereka diawasi dengan ketat.

Invasi Rusia ke Ukraina telah meyakinkan pemerintah di kawasan itu bahwa mereka perlu secara serius meningkatkan pertahanan mereka, jika mereka ingin menghalangi Presiden Putin dari agresi militer lebih lanjut, koresponden kami menambahkan.

"Kami melihat bahwa begitu tetangga dan teman dekat kami bergabung dengan NATO," kata Menteri Luar Negeri Estonia Eva-Maria Liimets.

"Maka tentu saja, lingkungan keamanan keseluruhan di kawasan kami akan meningkat dan terutama di sekitar Laut Baltik," terangnya.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved