Sabtu, 7 Maret 2026

Bos Tesla Lirik Investasi di Batang Jawa Tengah

Orang terkaya di dunia, Elon Musk disebut-sebut akan berinvestasi di Indonesia. Elon akan membangun investasi untuk mobil listrik Tesla.

Tayang:
Editor: Lodie Tombeg
zoom-inlihat foto Bos Tesla Lirik Investasi di Batang Jawa Tengah
instagram
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan bertemu langsung dengan bos Tesla Elon Musk. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Jakarta - Orang terkaya di dunia, Elon Musk disebut-sebut akan berinvestasi di Indonesia.
Elon akan membangun investasi untuk mobil listrik Tesla di Kawasan Industri Batang (KIB) yang berada di Jawa Tengah.

Hal ini diungkapkan oleh Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia.

Bahlil mengungkapkan, selain Tesla, perusahaan teknologi global Foxconn juga bakal berinvestasi di KIB.

"Kita tahu bahwa Jawa Tengah akan menjadi pusat salah satu kawasan industri terbaik di RI, yaitu di Batang.

Di sana, akan ada perusahaan-perusahaan besar seperti LG, Foxconn, kemudian Tesla pun insya Allah akan masuk ke sana termasuk beberapa perusahaan lain," katanya secara virtual, Rabu (18/5/2022).

"Kalau ditanya kapan masuknya (investasi Tesla), insya Allah 2022 ini. Tapi saya belum bisa mengumumkan bulannya. Karena kita belum tanda tangan kesepakatan," sambung dia.

Ada dua bentuk investasi yang akan diinvestasikan oleh Elon Musk sebagai pemilik atau CEO perusahaan terbesar produksi mobil listrik dari Amerika Serikat (AS) tersebut.

"Tesla insya Allah akan masuk ke Indonesia. Dia akan masuk pada dua bagian investasi besar, yang pertama itu adalah tentang ekosistem baterai mobil. Yang kedua adalah mobilnya," ujarnya.

Mengenai nilai investasi yang akan disetor Elon, Bahlil belum dapat menyebutkan. Lantaran belum terjadi tanda tangan kesepakatan.

"Berapa nilai investasinya, masih juga dirahasiakan. Tapi barang ini barang bagus, barang gede," ucapnya.

Pada 14 Mei 2022, Presiden RI Joko Widodo bertemu dengan CEO Tesla Inc, sekaligus pendiri Space X, Elon Musk di Boca Chica, Amerika Serikat (AS).

Selama kurang lebih 1 jam, Jokowi diajak Elon berkeliling melihat fasilitas Space X.
Dari pertemuan tersebut, Kepala Negara ini mengundang orang terkaya di dunia ini untuk datang ke Indonesia.

Ajakan tersebut direspon Elon dan mengupayakan pada November tahun ini, dirinya akan berkunjung ke Indonesia.

Elon Musk menurut data real time Forbes, juragan teknologi paling terkenal saat ini memiliki kekayaan USD 270 miliar atau sekitar Rp3.872 triliun. Karena hartanya itu, ia jadi orang terkaya sejagat.

Penjualan Mobil Listrik di Australia Meningkat, Tesla Model 3 Pimpin Pangsa Pasar

Beberapa tahun terakhir masyarakat Australia berbondong-bondong beralih menggunakan mobil listrik hingga membuat lonjakan pada penjualan kendaraan EV sebesar tiga kali lipat sepanjang 2021 lalu.

Angka ini bahkan diprediksi akan terus meningkat seiring dengan adanya berbagai subsidi dari Perdana Menteri Scott Morrison, yang ditujukan untuk pengguna kendaraan listrik.

Menurut laporan State of EVs in Australia, angka penjualan kendaraan EV di 2021 tembus hingga 20.665 kendaraan, jumlah tersebut jauh lebih tinggi dari periode 2018.

Peningkatan ini juga telah mempengaruhi munculnya beragai pilihan model plug-in yang tersedia, selama tahun 2019 hingga akhir 2020 model plug-in yang ditawarkan pada pasar otomotif Australia bertambah dari sebelumnya 22 jenis menjadi 31 jenis.

Tak hanya itu adanya kelongaran atas standar efisiensi bahan bakar di Australia telah memberikan banyak ruang bagi para produsen pabrik baterai untuk melakukan ekspansi, dengan membangun lebih banyak infrastruktur pengisian daya publik.

Bloomberg mencatat infrastruktur pengisian daya kendaraan listrik di Australia telah meningkat lebih dari 140 persen atau 1.930 stasiun pengisian daya EV selama satu tahun terakhir.

“Tidak ada yang berani memusuhi kendaraan listrik lagi. Trennya bergerak ke arah kita,” kata Behyad Jafari, kepala eksekutif Dewan Kendaraan Listrik yang berbasis di Sydney.

Sebelum ramainya adopsi kendaraan listrik, ditahun 2018 lalu pasar otomotif Australia khususnya pada kendaraan listrik sempat mengalami kemunduran, dimana daya beli masyarakat pada mobil EV hanya sebesar 6 persen. Bahkan traktor terjual lebih banyak ketimbang mobil listrik.

Namun setelah Australia melantik Scott Morrison sebagai Perdana Menteri pada 2018, perubahan besar disektor otomotif mulai terlihat. Dengan berbagai pelonggaran kebijakan membuat minat beli kendaraan listrik di Australia meningkat signifikan.

Tercatat selama beberapa tahun terakhir penjualan mobil terus melonjak, dengan produk Model 3 dari Tesla Inc sebagai penguasa pasar otomotif Australia.

Meski perwakilan Tesla enggan menyebut total penjualannya, namun menurut berita yang beredar jumlah penjualan Tesla Model 3 diperkirakan telah mencapai 10.000 unit.

Nantinya untuk meningkatkan penjualan yang lebih besar ditahun ini, Scott Morrison berencana untuk menggelontorkan dana bahan bakar masa depan senilai 172 juta dolar AS.

Langkah ini diambil Marrison untuk membantu pengembang menambah infrastruktur pengisian EV ke 50.000 rumah tangga dan 1.000 stasiun pengisian umum.

Tak hanya itu pemerintah Australia juga akan mengurangi tarif impor mobil listrik sebanyak 5 persen serta pemotongan pajak sekitar 47 persen untuk EV yang disediakan oleh perusahaan kepada stafnya.

Lebih lanjut, Pekan lalu Australia Barat mengumumkan rabat 3.500 dolar Australia untuk pembelian EV. Itu berarti setiap negara bagian dan teritori Australia termasuk New South Wales, kini bisa mendapat subsidi kendaraan listrik, insentif atau pembebasan pajak. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Orang Terkaya di Dunia Akan Investasi di Indonesia, Lokasinya di Batang Jawa Tengah

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved