Kontroversi Podcast LGBT Deddy Corbuzier, Begini Peringatan Menkominfo
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate menanggapi konten LGBT dalam YouTube Deddy Corbuzier.
Deddy banyak dihujat dan membuat followers Instagramnya turun dari 20 juta menjadi 11 juta.
Ini Kata Kriminolog
Deddy Corbuzier yang mengundang pasangan LGBT dalam podcast-nya dikritik sejumlah pihak.
Deddy Corbuzier sendiri akhirnya meminta maaf setelah ramai soal podcast LGBT bareng Ragil Mahardika dan Frederik Vollert.
Deddy pun memutuskan untuk melakukan take down (menurunkan) konten video podcast-nya itu usai menuai banyak kecaman.
Kriminolog Achmad Hisyam ikut angkat suara atas polemik podcast tersebut.
Dalam keterangannya kepada wartawan, ia mengatakan Ditkrimsus Polda Metro Jaya bisa memproses pidana pemilik dan pengelola channel tersebut dengan menggunakan UU ITE, tentunya dengan sejumlah catatan.
"Episode podcast dimaksud bisakah dianggap mengandung muatan narasi pornografi? Jika ya, maka Ditkrimsus Polda Metro Jaya sebetulnya dapat memproses pidana pemilik dan pengelola channel tersebut dengan menggunakan UU ITE," ujarnya.
"Juga silakan cek episode-episode terdahulu. Apakah narasi pornografi juga berulang kali muncul dalam episode-episode channel tersebut? Jika ya, maka patut disayangkan bahwa Kominfo dan Polri selama ini tidak cukup awas terhadap channel yang notabene punya follower sangat banyak."
Hisyam menambahkan, langkah tersebut layak dilakukan. Terlebih mengingat bahwa masalah LGBT sama sekali tidak terakomodasi dalam UU Penghapusan Kekerasan Seksual.
”Akibatnya, perbuatan memproduksi dan menyebarluaskan narasi-narasi yang mengampanyekan LGBT tidak tersentuh hukum,” ujar Achmad Hisyam.
MUI Apresiasi Deddy Corbuzier Minta Maaf
Ketua Bidang Dakwah dan Ukhuwah Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Cholil Nafis memberikan apresiasi kepada figur publik Deddy Corbuzier yang telah meminta maaf dan menghapus tayangan soal pasangan LGBT di siniar Youtube miliknya.
Menurut dia, Deddy sebagaimana manusia normal memang tidak bisa lepas dari kesalahan.
”Semua orang pasti pernah berbuat salah dan yang paling baik kalau mau bertaubat,” ujar Cholil Nafis dalam keterangannya, Selasa (10/5/2022).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Deddy-Corbuzier-2.jpg)