Konflik Rusia vs Ukraina

Uni Eropa Pertimbangkan Cadangan Devisa Rusia untuk Membangun Ukraina

Diplomat top Eropa, Josep Borrell, menyebut Uni Eropa harus mempertimbangkan menggunakan cadangan devisa Rusia.

Editor: Lodie Tombeg
Tribunnews
Mata uang Rupiah dan Dolar AS 

Militer Ukraina mengatakan ada "kemungkinan besar serangan rudal" di negara itu menjelang parade Hari Kemenangan Rusia yang direncanakan di Moskow.

Staf umum militer Ukraina juga mengatakan bahwa di daerah Zaporizhzhia yang dikuasai Rusia, pasukan Putin melakukan "perampasan dokumen pribadi dari penduduk setempat tanpa alasan yang jelas".

Ukraina mengatakan, pasukan Rusia menyita dokumen untuk memaksa penduduk setempat ikut memperingati Hari Kemenangan di sana.

2. Stok amunisi menipis

Kementerian Pertahanan Inggris memperingatkan bahwa Rusia kehabisan amunisi berpemandu presisi, yang berarti bahwa Moskow akan mulai beralih ke roket dan bom yang tidak akurat dan dapat menyebarkan kehancuran lebih luas lagi.

"Seiring konflik berlanjut di luar perkiraan Rusia sebelum perang, persediaan amunisi berpemandu presisi Rusia kemungkinan telah sangat habis," kata laporan itu.

"Ini telah memaksa penggunaan amunisi yang sudah tersedia tetapi menua yang kurang dapat diandalkan, kurang akurat dan lebih mudah dicegat."

3. Ekspor gandum Ukraina

Perdana Menteri Kanada, Justin Trudeau mengatakan akan membantu Ukraina menyusun opsi tentang cara mengekspor gandum untuk menjaga keamanan pangan global.

Hampir 25 juta ton gandum terjebak di Ukraina karena tantangan infrastruktur dan Rusia yang memblokir pelabuhan Laut Hitam termasuk Mariupol, menurut PBB.

"Ada gandum yang menunggu untuk dikirim di Ukraina. Kita harus memastikan bahwa Rusia tidak mencegah biji-bijian yang dibutuhkan dunia keluar ke dunia," ujar Trudeau.

Trudeau mengatakan, Ukraina sedang mempertimbangkan sejumlah opsi untuk mengekspor gandum, termasuk pengiriman melalui pelabuhan di sungai Danube di selatan negara itu.

4. Zelensky memuji dukungan G7

Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky berterima kasih kepada negara-negara G7 setelah kelompok itu berjanji akan memperdalam isolasi ekonomi Rusia atas perang di negaranya.

"Hal utama yang saya rasakan hari ini adalah keinginan dunia yang lebih besar untuk membantu kami," kata Zelensky.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved