Jumat, 13 Maret 2026

Mahasiswa Teknik UNG Siapkan 200 Liter Minyak Tanah untuk Tumbilotohe 2022

Informasi panitia, ratusan liter minyak itu akan digunakan untuk memastikan 2022 lampu botol yang dihamparkan, tetap menyala. 

Tayang:
zoom-inlihat foto Mahasiswa Teknik UNG Siapkan 200 Liter Minyak Tanah untuk Tumbilotohe 2022
TribunGorontalo.com/AgungPanto
Suasana Tumbilotohe oleh Mahasiswa Teknik di Kampus 4 UNG, Jumat (29/4/2022). 

TRIBUNGORONTALO.COM, Suwawa – Mahasiswa Fakultas Teknik (Fatek) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) menyediakan sedikitnya 200 liter minyak tanah hanya untuk perayaan Tumbilotohe

Informasi panitia, ratusan liter minyak itu akan digunakan untuk memastikan 2022 lampu botol yang dihamparkan, tetap menyala. 

Berbeda dengan tahun kemarin, mahasiswa Fatek UNG menggelar tradisi in di Kampus 4 UNG, di Jalan BJ Habibie, Desa Moutong, Kecamatan Tilongkabila, Kabupaten Bone Bolango. 

Memang, sejak dimulai pada 2014 silam, perayaan Tumbilotohe oleh Fatek UNG selalu mempertahankan tradisi lama, yakni menggunakan lampu botol bersumbu dan minyak tanah. 

Karena itu, perayaan Tumbilotohe oleh fatek UNG ini masih menjadi favorit masyarakat Gorontalo

Pelaksanaan tumbilotohe di Gorontalo akan digelar 28 April hingga 30 April 2022. Sesuai tradisi, perayaan ini memang hanya digelar tiga hari sebelum lebaran Idul Fitri 2022. 

Pembukaannya pada Kamis 28 April 2022, dihadiri oleh Eduart Wolok, Rektor UNG.

Pembukaan dilakukan menyalakan lampu secara simbolis, dibarengi dengan kembang api yang menandakan kegiatan tumbilotohe dibuka.

Pantauan TribunGorontalo.com, mahasiswa teknik membuat terowongan dari bambu. Lampu-lampu botol digantung di terowongan ini. 

Lalu, pada bagian depan panggung terdapat simbol api serta tulisan “Tumbilotohe 2022”.

Pembukaan acara tumbilotohe tersebut dirangkaikan dengan beberapa kegiatan seperti tarian saronde, sambutan rektor dan penampilan perkusi dan tari kreasi.

Ketua Panitia Mopolaito lipu Lohulandahlo Mohamad Fadhel mengatakan,  jumlah lampu botol yang dihamparkan tersebut berjumlah 2022 botol. Jumlah itu belum termasuk lampu listrik. 

Konsepnya, para mahasiswa ini memadukan antara konsep tradisional dan modern. 

"Kami menargetkan 2022 lampu dan ditambah lampu hias serta lampu sorot, dan konsep acara yang kami bangun ini adalah konsep yang tidak meninggalkan tradisi yang sesunggunya, yaitu menggunakan lampu botol," ujar Fadhel. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved