Gempa Tektonik Episenter Barat Daya Gorontalo Guncang Luwuk, Ini Penjelasan BMKG

Wilayah Luwuk, Provinsi Sulawesi Tengah diguncang gempabumi tektonik berkekuatan M 4,5 pada Jumat (29/4/2022) pukul 19.35 Wita.

Editor: lodie tombeg
Gempa Tektonik Episenter Barat Daya Gorontalo Guncang Luwuk, Ini Penjelasan BMKG
Stasiun Geofisika GMKG Manado
Infografis gempabumi Luwuk, Jumat (29/4/2022) malam. Sumber gempa pada titik barat daya Bone Bolango, Provinsi Gorontalo.

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Wilayah Luwuk, Provinsi Sulawesi Tengah diguncang gempabumi tektonik berkekuatan M 4,5 pada Jumat (29/4/2022) pukul 19.35 Wita.

Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa seperti ada truk berlalu. Masyarakat diminta tenang, tetap waspada dengan situasi.

Hasil analisis Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menunjukkan bahwa episenter gempabumi ini terletak pada koordinat 0,27 derajat Lintang Selatan; 122,79 derajat Bujur Timur atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 97 kilometer barat daya Bone Bolango, Provinsi Gorontalo pada kedalaman 28 km.

Kepala Stasiun Geofisika Manado Tony Agus Wijaya menjelaskan soal jenis dan mekanisme gempa.

Kata Tony, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat adanya aktivitas subduksi lempeng Laut Maluku.

Lanjut dia, dampak gempabumi berdasarkan laporan masyarakat berupa guncangan dirasakan di wilayah Luwuk II-III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu).

Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan tsunami dengan sumber gempabumi tektonik menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami.

Gempabumi susulan

Hingga hari Jumat 29 April 2022 pukul pukul 19:50 Wita, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock).

Tony minta masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenaranya. Agar menghindari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.

Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali kedalam rumah. (*)

 

 

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved