Tumbilotohe di Teknik UNG Jadi Tempat Favorit Warga untuk Berfoto

Tumbilotohe yang digelar di Kampus 4 UNG di Jalan BJ Habibie, Desa Moutong, Kecamatan Tilongkabila, Kabupaten Bone Bolango,

TribunGorontalo.com/AgungPanto
Suasana Tumbilotohe oleh Fakultas Teknik di Kampus 4 Universitas Negeri Gorontalo (UNG). 

TRIBUNGORONTALO.COM, Suwawa – Pelaksanaan Tumbilotohe yang digelar mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Negeri Gorontalo  (UNG), berlangsung meriah. 

Tumbilotohe yang digelar di Kampus 4 UNG di Jalan BJ Habibie, Desa Moutong, Kecamatan Tilongkabila, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo itu tampak dipadati pengunjung. 

Memang, perayaan Tumbilotohe di tempat ini masih mempertahankan tradisi lama, yakni menggunakan lampu botol bersumbu dan minyak tanah. 

Banyak warga yang lantas mengunjungi tempat ini, baik untuk berfoto ataupun mendapatkan pengalaman Tumbilotohe di zaman dulu. 

Pelaksanaan tumbilotohe di Gorontalo sesuai perhitungannya akan digelar 28 April hingga 30 April 2022. Sesuai tradisi, perayaan ini memang hanya digelar tiga hari sebelum lebaran Idul Fitri 2022. 

Tumbilotohe Gorontalo 003
Suasana Tumbilotohe oleh Mahasiswa Teknik di Kampus 4 UNG, Jumat (29/4/2022).

Pada pembukaan kemarin, Kamis 28 April 2022, Eduart Wolok, Rektor UNG menyempatkan diri untuk membuka perayaan itu. 

Pembukaan dilakukan menyalakan lampu secara simbolis, dibarengi dengan kembang api yang menandakan kegiatan tumbilotohe dibuka.

Pantauan TribunGorontalo.com, mahasiswa teknik membuat terowongan dari bambu. Lampu-lampu botol digantung di terowongan ini. 

Lalu, pada bagian depan panggung terdapat simbol api serta tulisan “Tumbilotohe 2022”.

Pembukaan acara tumbilotohe tersebut dirangkaikan dengan beberapa kegiatan seperti tarian saronde, sambutan rektor dan penampilan perkusi dan tari kreasi.

Ketua Panitia Mopolaito lipu Lohulandahlo, Mohamad Fadhel mengatakan,  jumlah lampu botol yang dihamparkan tersbeut berjumlah 2022 botol. Jumlah itu belum termasuk lampu listrik. 

Konsepnya, para mahasiswa ini memadukan antara konsep tradisional dan modern. 

"Kami menargetkan 2022 lampu dan ditambah lampu hias serta lampu sorot, dan konsep acara yang kami bangun ini adalah konsep yang tidak meninggalkan tradisi yang sesunggunya, yaitu menggunakan lampu botol," ujar Fadhel. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved