Naikkan Elektabilitas AHY, Begini Langkah Demokrat

Elektabilitas atau tingkat keterpilihan Harimurti Yudhoyono masih harus digenjot lagi untuk bersaing dengan elite politik lainnya.

Editor: Lodie Tombeg
Tribunnews
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) melakukan ziarah ke Makam Sunan Ampel, Surabaya. Jawa Timur pada Jumat (22/4/2022). 

TRIBUNGORONTALO.COM - Elektabilitas atau tingkat keterpilihan Harimurti Yudhoyono masih harus digenjot lagi untuk bersaing dengan elite politik lainnya.

Partai Demokrat merespons hasil survei Indikator Politik Indonesia yang menempatkan Ketua Umum PD AHY di posisi kelima elektabilitas Capres 2024, meski secara tren AHY mengalami penurunan.

Kamhar Lakumani selaku Deputi Bappilu DPP Partai Demokrat mengatakan saat ini pihaknya terus bekerja keras lagi agar apa yang diikhtiarkan segenap kader dapat terwujud.

"Ini menjadi tantangan untuk membangun asosiasi yang kuat antara Partai Demokrat dan Mas Ketum AHY agar tren elektabilitas bisa senantiasa beriringan naik," kata Kamhar dalam pesan yang diterima Tribunnews, Kamis (28/4/2022).

Kamhar optimistis hal tersebut bisa diwujudkan.

"Dengan semakin terkendalinya Covid-19 dan aktivitas yang perlahan mulai normal kembali, menjadi kesempatan untuk mengimplementasikan seluruh rencana kerja yang telah dipersiapkan untuk peningkatan elektabilitas Mas Ketum AHY dan Partai Demokrat," kata dia.

Satu di antaranya, dikatakan Kamhar, yakni dengan konsolidasi internal untuk penguatan mesin politik partai, gerilya nusantara, silaturahmi 360 derajat, dan sejumlah program lainnya.

"Waktu yang tersedia masih sangat memadai untuk bisa menjalankan dan mewujudkan segala program sesuai road map yang telah dipersiapkan menuju sukses pemilu 2024," kata dia.

"Segenap kader akan bekerja keras memberikan ikhtiar terbaik dan berdoa, termasuk Mas Ketum AHY juga demikian, terus berusaha dan mempersiapkan diri, insyaallah tak akan hasil mengkhianati usaha," tandas Kamhar.

Diketahui, Lembaga Survei Indikator Politik Indonesia telah merilis hasil survei soal elektabilitas nama-nama tokoh untuk Pilpres 2024.

Selain menyoroti tiga nama besar di papan atas, yakni Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto, dan Anies Baswedan Indikator juga mencatat nama-nama lainnya.

Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi mencatat persentase elektabilitas kelima nama di bawahnya, yakni Ridwan Kamil (3,5 persen) AHY (3,2 persen), Sandiaga Uno (2,4 persen), Erick Thohir (2,4 persen), dan Khofifah Indarparawansa (1,9 persen).

Namun, Burhanuddin mencatat tren kelimanya cenderung mengalami variasi.

"Untuk nama-nama di luar tiga besar, elektabilitas Ridwan Kamil trennya turun dibanding bulan sebelumnya, warna kuning AHY trennya turun, Sandiaga juga turun dibanding Februari 2022. Erick trennya naik jadi 1,3 persen di Februari jadi 2,4.

Khofifah sedikit turun. Memang ada dinamika di klasemen papan atas dan papan tengah," kata Burhanuddin dalam rilis survei yang digelar secara virtual, Selasa (26/4/2022).

Ziarah Makam Sunan Ampel

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) melakukan ziarah ke Makam Sunan Ampel, Surabaya. Jawa Timur pada Jumat (22/4/2022).

AHY hadir bersama sejumlah pengurus DPP Demokrat dan DPD Demokrat Jawa Timur.
Di sepanjang jalan sempit menuju makam, orang-orang hendak menyalami AHY.

Namanya diteriakkan silih berganti oleh warga.

Tampil mengenakan kemeja hitam berbalut rompi putih, bersarung dan berpeci, AHY datang pada malam tanggal 21 Ramadan atau yang populer disebut Selikuran.

Ini salah satu malam yang ditunggu, sehingga ribuan peziarah dari Surabaya dan sekitarnya berduyun-duyun memenuhi kompleks Makam dan Masjid Agung Sunan Ampel.

AHY dengan sabar dan tersenyum, menyalami warga dan melayani permintaan pengunjung untuk swafoto.

Ketika ada saja yang berteriak, "AHY Presiden!", AHY hanya tersenyum dan mohon doa yang terbaik.
Jarak 250 meter dari mulut jalan Ampel Masjid ke lokasi Makam ditempuh lebih dari 30 menit.

AHY didampingi Wagub Emil Dardak yang sore harinya baru saja dilantik sebagai Ketua DPD PD Jatim, menggantikan Soekarwo, mantan Gubernur Jawa Timur dua periode.

AHY disambut lima Takmir Masjid Agung Sunan Ampel, yang rata-rata berusia 30-an dan merupakan keturunan generasi ke-16 dari keluarga masing-masing yang diberi amanah untuk mengurus Masjid bersejarah ini.

Di makam, para Takmir Masjid ini bergantian memimpin zikir dan doa bagi Mbah Sunan Ampel serta para Kyai yang sudah mendahului.

Makam Sunan Ampel ini baru dipugar tahun lalu, mengingat usianya yang sudah 545 tahun.

Usai ziarah, AHY menyerahkan 500 paket sembako bagi para sukarelawan pengurus Masjid maupun warga setempat yang membutuhkan.

Selain itu, 1.000 kotak makanan sahur juga diberikan pada para peziarah.

“Saya dan teman-teman Partai Demokrat ingin sedikit memberikan sembako. Mudah-mudahan diterima walaupun tidak seberapa, tapi mudah-mudahan bermanfaat,” kata AHY.

AHY dan rombongan kecil kemudian dijamu makanan khas kawasan Ampel, seperti nasi Mandhi, teh Adeni, gulai kambing dan lain-lain, sambil duduk lesehan.

Para Takmir Masjid dengan antusias mendengarkan pengalaman AHY melakukan gerilya Nusantara untuk menyerap aspirasi rakyat dan rencananya ke depan.

"Saya melanjutkan tradisi Pak SBY untuk melakukan Safari Ramadhan, berziarah, dan bersilaturahmi pada para Kyai serta pondok-pondok pesantren," kata AHY sambil menikmati hidangan.

"Selama perjalanan ini, kami juga mendengarkan aspirasi rakyat dan memperjuangkannya melalui para Kepala Daerah maupun anggota Dewan dari Demokrat."

Selewat tengah malam, AHY mohon diri karena masih akan melanjutkan perjalanan ke Lumajang, Jember hingga berakhir di Banyuwangi.

Selain didampingi Wagub Jatim Emil Dardak, AHY berziarah didampingi Sekjen Demokrat Teuku Riefky Harsya, Bendahara Umum Renville Antonio, Sekretaris DPD Reno Zulkarnain, Ketua Fraksi Demokrat DPRD Surabaya Moh. Machmud dan sejumlah anggota DPRD lainnya. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Ziarah ke Makam Sunan Ampel, AHY Lanjutkan Tradisi SBY Melakukan Safari Ramadan

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved