Kebakaran di Kota Gorontalo

Lam Mantu Duga Api dari Kompor Pemicu Kebakaran di Kelurahan Tenda

Penyebab kebakaran dua rumah dan satu rumah makan serta tempat laundry di Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Tenda.

Editor: lodie tombeg
TribunGorontalo.com/Apris Nawu
Warga membersihkan puing sisa kebakaran dua rumah dan satu rumah makan di Kelurahan Tenda, Kecamatan Hulonthalangi, Kota Gorontalo pada Rabu pukul 04.00 Wita. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Penyebab kebakaran dua rumah dan satu rumah makan serta tempat laundry di Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Tenda, Kecamatan Hulonthalangi, Kota Gorontalo masih diselidiki aparat kepolisian.

Informasi terbaru menyebutkan, api berasal dari kompor di dapur. "Saya rasa kompor lupa dimatikan usai santap sahur," kata Lam Mantu, warga di sekitar lokasi kebakaran kepada TribunGorontalo.com, Rabu (27/4/2022).

Lanjut Lam, api berasal dari kompor yang ada di dapur belakang. "Beruntung, tak ada korban jiwa dari peristiwa kebakaran tersebut," ujar keluarga korban ini.

Kata dia, ada dua rumah, tempat usaha laundry (cuci pakaian) dan Usaha Rumah makan, kerugian ditaksir mencapai Ratusan juta

“Jadi bagian dapur habis terbakar, alat-alat, perkakas dan pakaian (yang di-laundry),” ujarnya.

Polisi selidiki

Polisi terus mendalami penyebab kebakaran tiga bangunan, dua rumah dan satu rumah makan di Kelurahan Tenda, Kecamatan Hulonthalangi, Kota Gorontalo pada Rabu pukul 04.00 Wita.

Sempat juga ada dugaan umber api dari nyala lampu botol di rumah Sarijan Salilam, satu di antara tiga korban kebakaran.

Kapolres Gorontalo Kota AKBP Suka Irawanto melalui Kapolsek Kota Selatan Ipda  Hanna Widyasari menjelaskan bahwa berdasarkan keterangan saksi Irmawati Mantu, awalnya dia mendengar anak-anak yang berteriak kebakaran.

Irmawati mencari tahu apa yang terjadi. Dia melihat rumah Sarijan sudah dilahap api. Ibu ini meminta bantuan dan berusaha memadamkan api.

Api terus membesar dan membakar tiga bangunan hingga ratah dengan tanah.

Kebakaran diduga bersumber dari lampu botol. Menurut keterangan Irmawati kepada polisi, beberapa saat sebelum kejadian, Sarijan sedang memasak kue.

Dia menggunakan penerangan dari lampu botol lantaran lampu listrik padam.

"Jadi kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 04.00 Wita dan saksi mengetahui karena mendengar teriakan anak-anak. Saat itu ibu Sarijan sedang memasak kue hanya dengan menggunakan lampu botol sebagai pencahayaan karena listrik padam," ujar Ipda Hanna.

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved