Rabu, 11 Maret 2026

Kebakaran di Kota Gorontalo

Idah, Marten dan Fikram Motivasi Korban Kebakaran Kelurahan Tenda

Anggota DPR RI Idah Syahidah Rusli Habibie, Wali Kota Gorontalo Marten A Taha dan Anggota DPRD Provinisi Gorontalo Fikram.

Tayang:
Editor: Lodie Tombeg
zoom-inlihat foto Idah, Marten dan Fikram Motivasi Korban Kebakaran Kelurahan Tenda
TribunGorontalo.com/Apris Nawu
Anggota DPR RI Idah Syahidah Rusli Habibie turun ke lokasi kebakaran di Kelurahan Tenda, Kecamatan Hulonthalangi (Kota Selatan), Kota Gorontalo, Rabu (27/4/2022) siang. 

Kata dia, ada dua rumah, tempat usaha laundry (cuci pakaian) dan Usaha Rumah makan, kerugian ditaksir mencapai Ratusan juta

“Jadi bagian dapur habis terbakar, alat-alat, perkakas dan pakaian (yang di-laundry),” ujarnya.

270422-Tinjau lokasi-33
Anggota DPR RI Idah Syahidah Rusli Habibie, Wali Kota Gorontalo Marten A Taha dan Anggota DPRD Provinisi Gorontalo Fikram Salilama turun ke lokasi kebakaran di Kelurahan Tenda, Kecamatan Hulonthalangi (Kota Selatan), Kota Gorontalo, Rabu (27/4/2022) siang.

Polisi terus mendalami penyebab kebakaran tiga bangunan, dua rumah dan satu rumah makan di Kelurahan Tenda, Kecamatan Hulonthalangi, Kota Gorontalo pada Rabu pukul 04.00 Wita.

Sempat juga ada dugaan umber api dari nyala lampu botol di rumah Sarijan Salilam, satu di antara tiga korban kebakaran.

Kapolres Gorontalo Kota AKBP Suka Irawanto melalui Kapolsek Kota Selatan Ipda  Hanna Widyasari menjelaskan bahwa berdasarkan keterangan saksi Irmawati Mantu, awalnya dia mendengar anak-anak yang berteriak kebakaran.

Irmawati mencari tahu apa yang terjadi. Dia melihat rumah Sarijan sudah dilahap api. Ibu ini meminta bantuan dan berusaha memadamkan api.

Api terus membesar dan membakar tiga bangunan hingga ratah dengan tanah.

Kebakaran diduga bersumber dari lampu botol. Menurut keterangan Irmawati kepada polisi, beberapa saat sebelum kejadian, Sarijan sedang memasak kue.

Dia menggunakan penerangan dari lampu botol lantaran lampu listrik padam.

"Jadi kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 04.00 Wita dan saksi mengetahui karena mendengar teriakan anak-anak. Saat itu ibu Sarijan sedang memasak kue hanya dengan menggunakan lampu botol sebagai pencahayaan karena listrik padam," ujar Ipda Hanna. (*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved