Gubernur Sulut Imbau Warga yang Mudik ke Gorontalo Pastikan Listrik Rumah Aman 

Masyarakat Sulawesi Utara yang akan Lebaran Idulfitri ke Gorontalo dan berbagai daerah di Indonesia diminta mudik lebih awal.

Editor: lodie tombeg
Tribun Manado
(Ilustrasi) Gubernur Gorontalo Rusli Habibie berbincang dengan Gubernur Sulut Olly Dondokambey di perbatasan Gorontalo-Sulut beberapa waktu lalu. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Manado - Masyarakat Sulawesi Utara yang akan Lebaran Idulfitri ke Gorontalo dan berbagai daerah di Indonesia diminta mudik lebih awal. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi penumpukan di satu tempat.

Demikian diungkapkan Gubernur Sulut Olly Dondokambey. "Libur panjang ini jangan berbondong-bondong (mudik) pada hari H. Supaya tidak terjadi kemacetan dan bertumpuk di satu tempat," katanya saat diwawancara wartawan, Rabu (27/4/2022).

"Dari awal sudah mudik. Jangan pada hari H baru pulang," lanjutnya.

Selain itu, dia juga mengingatkan warganya agar memastikan rumah yang ditinggalkan terjaga dengan aman.

"Masyarakat yang meninggalkan rumahnya kosong agar dijaga. Titip kepada kepala-kepala lingkungan dan memberitahukan kalau lagi bepergian ke luar daerah," ujarnya.

Olly juga mengimbau warga yang hendak mudik untuk mengontrol arus listrik di rumahnya.

"Pastikan semua arus listrik mati, jangan ada korsleting saat rumah kosong. Ini untuk mengantisipasi kebakaran, apalagi rumah-rumah di daerah-daerah tertentu atau di tempat padat penduduk," jelasnya.

Terpisah, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Sulut Izaak Rey mengatakan pihaknya sudah melakukan persiapan menghadapi mudik Lebaran 2022.

"Dishub selaku instansi teknis sudah melakukan rapat koordinasi teknis dengan stakeholder.

Jadi untuk kesiapan angkutan Lebaran, kita sudah siap di terminal-terminal potensinya ada pemudik yang ingin pulang khususnya dari Manado ke Bolaang Mongondow Raya dan Gorontalo," katanya saat dikonfirmasi, Rabu. Dia mengatakan, Dishub sudah melakukan antisipasi jika terjadi lonjakan pemudik.

"Apalagi ini dua tahun tidak ada mudik, jadi kita juga sudah antisipasi dengan kesiapan armada," katanya. Izaak mengatakan untuk pelayanan dan pengamanan mudik dilakukan secara kolaboratif dengan stakeholder.

"Dishub kabupaten dan kota membentuk posko, juga Kementerian Perhubungan yang menangani terminal tipe A juga membentuk posko. Ada dua posko dari kementerian, di terminal Bitung dan Malalayang, Manado," tuturnya.

"Prinsipnya kita siap mengantisipasi jika terjadi lonjakan pemudik," ujarnya. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul " Gubernur Sulut Imbau Warga Mudik Lebih Awal dan Pastikan Rumah yang Ditinggalkan Aman"

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved