Penjabat Gubernur Gorontalo 2022
Ini Tiga Sosok Calon Penjabat Gubernur Gorontalo Hingga 2024
Rusli Habibie, Gubernur Gorontalo yang masa mengabdinya selesai pada 12 Mei 2022 nanti, telah mengusulkan kepada Presiden Jokowi
Penulis: Husnul Puhi |
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/PJ-Gubernur.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Pada Mei 2022 nanti, Gorontalo akan dipimpin oleh Penjabat (Pj) gubernur. Sosok inilah yang akan meneruskan program pembangunan setidaknya hingga 2024 nanti. Artinya, Pj ini akan bertugas hampir tiga tahun lamanya.
Rusli Habibie, Gubernur Gorontalo yang masa mengabdinya selesai pada 12 Mei 2022 nanti, telah mengusulkan kepada Presiden Jokowi dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) tiga sosok yang menurutnya pantas meneruskan kepemimpinannya, terutama visi dan misinya untuk Gorontalo.
Tiga sosok yang diusulkan Rusli itu, yakni:
Hamka Hendra Noer
Hamka sendiri merupakan salah satu putra daerah yang sudah berkiprah di kancah Nasional.
Ia dilantik sebagai Staf Ahli Bidang Budaya Sportivitas di Kementerian Pemuda dan Olahraga (Menpora), pada Senin (1/3/2021).
Hamka saat ini sudah menyandang gelar sebagai Doktor, hal tersebut didapatkannya dari Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) Bangi, Selangor, Malaysia.
Disamping itu juga Hamka telah mempunyai dua orang anak yakni Dini Heidiati Putri Noer dan Muhammad Hazel Giffari Noer.
Yusharto Huntoyungo
Sebelumnya Yusharto Huntoyungo menjabat sebagai Staf Ahli Menteri Dalam Negeri Bidang Aparatur dan Pelayanan Publik.
Yusharto dari informasi yang dikumpulkan TribunGorontalo.com, adalah pria kelahiran Parigi 29 April 1967.
Ia pernah menjabat sebagai Kabid Pemerintahan Umum dan Otonomi Daerah, serta Kabag Perencanaan di Badan Diklat Kemendagri.
Selain itu jabatan lain yang pernah diduduki oleh Pria lulusan Akademi Pemerintahan Dalam Negeri (APDN) manado 1989 ini adalah Direktur Penataan Daerah, Otonomi Khusus dan DPOD Ditjen Otonomi Daerah Kemendagri.
Juga pernah menjadi Kepala Biro Administrasi Akademik, Perencanaan dan Kerjasama IPDN.
Yusharto Huntoyungo sendiri telah menyelesaikan studi Magister ilmu Pendidikan di IKIP pada tahun 1997 dan merampungkan gelar doktoralnya di bidang yang sama di Universitas Negeri Jakarta (UNJ) pada tahun 2008.
Mohammad Rudy Salahuddin
Pria yang sudah menyandang gelar doktor di Universitas George Washington ini merupakan Deputi IV di Bidang Koordinasi Ekonomi Digital, Ketenagakerjaan, dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah.
Dikutip dari sumber ekon.go.id, Beliau lahir di Jakarta pada tanggal 11 Juli 1968, dan menempuh pendidikan Sarjananya pada tahun 1993 di Universitas Indonesia dengan jurusan Teknik Sipil.
Sebelum menjabat sebagai Deputi IV tersebut, pria yang berlatar belakang pendidikan Master Engineering Management (MEM) ini pernah menduduki posisi Direktur Perencanaan Infrastruktur Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) pada tahun 2014 - 2015.
Selain itu, Beliau juga pernah menjadi Komisaris di beberapa perusahaan besar di Indonesia, antara lain: PT. PLN (Persero), PT. SUCOFINDO (Persero), PT. Asuransi Tugu Pratama Indonesia, dan PT. PNM Venture Capital.
Adapun penghargaan yang telah dicapainya adalah Satyalancana Karya Satya X Tahun pada tahun 2007 dan Satyalancana Karya Satya XX Tahun pada tahun 2016.
Penghargaan tersebut didapat karena kesetiaannya terhadap Negara serta kecakapan dalam melaksanakan tugasnya sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS). (*)