Pasutri Memilih Childfree, Psikolog Beri Penjelasan
Menurut Psikolog Adib Setiawan, penyebabnya ada yang merasa kurang mampu untuk mendidik anak, trauma masa kecil, adapula lebih memprioritaskan karir.
TRIBUNGORONTALO.COM - Pernahkah anda mendengar istilah childfree?
Yup, Childfree adalah keadaan sepasang suami istri yang memutuskan untuk tidak memiliki keturunan.
Dilansir TribunGorontalo.com dari TribunHealth, keputusan pasangan suami-istri memilih jalan Childfree memiliki beragam alasan.
Menurut Psikolog Adib Setiawan, penyebabnya ada yang merasa kurang mampu untuk mendidik anak, trauma masa kecil, adapula lebih memprioritaskan karir.
Tak jarang pula, childfree muncul akibat trauma masa kecil dari salahsatu pasangan. Kemungkinan saat mereka masih anak-anak sudah mengalami kesusahan atau sering mendapat pukulan dari orangtuanya, bahkan karena perceraiian orangtua.
Ketika masa anak-anak seseorang tersebut merasa tidak diurus atau dirawat dengan baik oleh kedua orangtua, sehingga hal tersebut menjadi luka secara psikologis.
Akhirnya ketika sudah dewasa, seseorang tersebut merasa khawatir apabila memiliki katurunan kan memperlakukan hal yang sama terhadap anaknya.
Mungkin seseorang tersebut merasa khawatir menjadi emosional, dan menjadi tempramental, sehingga memutuskan untuk tidak memiliki keturunan atau childfree.
Adib mengatakan bahwa seseorang yang memilih childfree bukanlah orang yang egois, tentu saja hal ini sudah dibicarakan dengan pasangan.
Hanya saja manusia termasuk makhluk yang sering berubah-ubah, dalam arti pandangan kita hari ini belum tentu akan sama dengan pandangan besok.
Dalam hitungan hari ataupun hitungan tahun bisa saja pandangan setiap manusia mengalami perubahan.
Artinya bisa saja apa yang diputuskan saat ini, maka bisa saja mengalami penyesalah pada beberapa tahun mendatang.
Ia menyampaikan bahwa seseorang yang belum merasakan penyesalan tentunya masih merasa senang-senang saja, karena rasa penyesalan akan muncul setelah bertahun-tahun.
Seseorang yang mengambil keputusan childfree belum tentu merasa menyesal dalam beberapa tahun mendatang. Karena hal tersebut tergantung dengan kepribadian masing-masing individu.
Kemungkinan besar keputusan childfree di Indonesia hanya sementara saja, tetapi berbeda dengan kehidupan barat secara budaya sudah berbeda. (*)
Artikel ini telah tayang di Tribunhealth.com dengan judul Adib Setiawan S.Psi Sebut Seseorang yang Memilih Childfree Bukanlah Orang Egois, https://health.tribunnews.com/2022/04/22/adib-setiawan-spsi-sebut-seseorang-yang-memilih-childfree-bukanlah-orang-egois.
Penulis: Putri Pramestianggraini
Editor: anrosikin
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Ilustrasi-Childfree.jpg)