Tak Sudi Maguire Jadi Kapten, 25 Ribu Fans United Tanda Tangan Petisi
Sejak didatangkan dari Leicester City, pemain yang pernah merumput di Hull City ini kerap mendapatkan lebih banyak cemoohan daripada sanjungan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Maguire-marah-saat-Manchester-United-dibobol-Mohamed-Salah.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM - Harry Maguire dituntut fans Manchester United untuk menanggalkan ban kaptennya.
Pasalnya, fans mengaku telah muak atas kinerja bek 29 tahun tersebut.
Sejak didatangkan dari Leicester City, pemain yang pernah merumput di Hull City ini kerap mendapatkan lebih banyak cemoohan daripada sanjungan.
Bahkan legenda United sempat mengkritik performa Maguire, kala Manchester United dibantai Liverpool 4-0.
"Harry Maguire, sungguh penampilannya tidak bisa diterima," kata Keane.
"Terutama untuk gol terakhir Liverpool yang disebabkan operan dan posisi bertahannya."
"Dia tidak cukup bagus untuk Manchester United," tegas Keane.
Petisi tersebut dibuat oleh akun FAT_TRUTH di situs Change.org.
Akun tersebu mengajak para fans Setan Merah yang tak sudi Maguire menjadi kapten, agar menandatangani petisi online tersebut.
"Fan Man Utd yang terhormat, kami muak dengan parade kegagalan 80 juta ini sebagai kapten kita. Fakta bahwa dia bernilai 80 juta pounds sungguh penipuan dan kemenangan untuk pihak penjual."
"Klub ini adalah untuk masyarakat dan masyarakat sudah bersuara! Mencopot Harry Maguire sebagai kapten klub adalah sebuah langkah ke arah yang benar demi peningkatan kita. Jika memungkinkan, jual dia juga."
"Kesabaran kami sudah habis! Semua sudah cukup. Jadikan Manchester United hebat kembali. Dengarkan suara fan! Tanda tangani petisi. Dari fan yang peduli." Demikian tulisan deskripsi pada petisi tersebut.
Baca juga: Ronaldo Tak Masuk Rencana Ten Hag, Hingga Pencopotan Ban Kapten Maguire
Dikutip TribunGorontalo.com dari BolaSport.com, petisi ini telah berhasil mengumpulkan 24.776 suara dari target 25.000 tanda tangan, Kamis (21/4/2022) pukul 08.55 WIB.
Satu jam kemudian sudah terkumpul 25.328 tanda tangan. Mereka pun menaikkan jumlah petisi menjadi 35.000. (*)