Banjir Trans Sulawesi Gorontalo

Korban Hanyut di Sungai Labanu-Gorontalo Ditemukan Meninggal

Sigit adalah warga Desa Ilangata, Kecamatan Anggrek, Kabupaten Gorontalo Utara. 

Penulis: Risman Taharuddin | Editor: Wawan Akuba
Korban Hanyut di Sungai Labanu-Gorontalo Ditemukan Meninggal
TribunGorontalo.com/Istimewa
Tim SAR sedang mengevakuasi jenazah korban hanyut di sungai Desa Labanu, Kabupaten Gorontalo. Doc Life Fb Warga

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Setelah melakukan pencarian hampir dua hari, tim SAR gabungan berhasil menemukan Sigit Anwar, pemuda yang hanyut di banjir bandang di Desa Labanu, Tibawa, Kabupaten Gorontalo. 

Sigit adalah warga Desa Ilangata, Kecamatan Anggrek, Kabupaten Gorontalo Utara. 

Sebelumnya pemuda 22 tahun ini dilaporkan hanyut terseret arus Sungai di Desa Labanu, Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo pada Rabu (20/4/2022). 

Baca juga: Ini Identitas Remaja yang Hanyut di Banjir Labanu-Gorontalo

Ia diketahui hanyut terseret arus sungai setelah terbawa material longsor.

Kronologi kejadian bermula ketika Anwar berniat berbuka puasa bersama keluarganya yang tinggal di Kota Gorontalo.

Pukul 16.30, Awar bertolak dari wilayah Gorontalo Utara menuju Kota Gorontalo menggunakan sepeda motor.

Di tengah perjalanan Anwar menuju Kota Gorontalo, hujan deras mengguyur wilayah Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo.

Kondisi itu memicu terjadinya longsor di jalur Trans Sulawesi di Desa Labanu. Tepatnya di kawasan Hutan Tangale yang merupakan daerah perbatasan antara Desa Labanu, dan Desa Buhu, Kecamatan Tibawa.

Baca juga: Cari Korban Banjir, Basarnas Gorontalo Menyisir Sungai Labanu-Gorontalo

Ironisnya bersamaan dengan terjadinya longsor, Anwar melintas di jalur Trans Sulawesi Desa Labanu.

Material longsor seketika menyeret Anwar ke aliran Sungai. Selama melaksanakan pencarian tim SAR Gabungan sudah menemukan beberapa barang milik korban seperti HP, tas, baju dan motor yang sudah hancur terbawa arus dan material longsor.

Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Basarnas, Polri, IEA, Masyarakat dan keluarga korban melaksanakan penyisiran dan pencarian di sungai dan di darat ke arah selatan Desa Labanu.

Hingga akhirnya korban ditemukan pada pukul 15.40 oleh  Tim SAR Gabungan di tepi aliran sungai Desa Iloponu dalam keadaan meninggal dunia.(21/4/2022).

Selanjutnya korban langsung dievakuasi dan di antar ke rumah orang tuanya di Desa Ilangata Kecamatan Anggrek Kab. Gorontalo Utara. (*)

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved