Harga Kedelai Gorontalo Naik
Paramita Kinanti Mengeluh, Harga Tempe di Gorontalo Naik Drastis
“Ini tempe so (sudah) mahal,” ketuas Kinan di hadapan suaminya, Tomi Pramono.
Penulis: Husnul Puhi |
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Wajah Paramita Kinanti tampak cemberut pagi itu. Sambil menenteng tas belanjaan pasar, ia mengeluh.
“Ini tempe so (sudah) mahal,” ketus Kinan di hadapan suaminya, Tomi Pramono.
Memang, sebagai ibu rumah tangga yang doyan masak, Kinan setiap pagi ke pasar membeli tempe, lauk favoritnya dan keluarga.
Namun rupanya, harga dua lauk itu kini berbeda dalam beberapa hari. Kini harganya naik.
Melalui sambungan telepon genggam, Kinan pun curhat kepada jurnalis TribunGorontalo.com, Rabu (20/4/2022).
Sambil menggoreng tahu, Kinan bercerita, jika tempe di pasaran atau di tukang sayur keliling biasanya ia beli dengan harga Rp 5 ribu per bungkus.
Namun, kini harganya mencapai Rp 7 ribu hingga Rp 8 ribu per bungkus.
“Jadi ada naik Rp 2 ribu sampe (hingga) Rp 3 ribu ini tempe, pak,” tegas Kinan, perempuan yang berprofesi sebagai pengajar tersebut.
Kinan merasakan betul jika tempe harganya naik. Sebab, ia mengaku sebagai pencinta tempe. Tidak hanya dia, suaminya juga memiliki selera yang sama dengannya soal tempe.
Bahkan, menu lima hari dalam seminggu di rumahnya di Jalan Runi S. Katili Kelurahan Hutuo Kecamatan Limboto Kabupaten Gorontalo, adalah tempe.
Tidak heran, Kinan sangat gusar ketika tempe tiba-tiba harganya naik.
"Makanan keseharian kami dirumah itu tempe, lima kali dalam seminggu lauk pauk atau menu makan yang berada di dapur itu kebanyakan dari tempe, karena suami saya lebih doyan makan tempe dibanding dengan ikan," ungkap ibu dari satu anak tersebut.
Kenaikan harga tempe adalah imbas kenaikan harga kedelai. Beberapa penjual memang memutuskan untuk menaikan harga. Sementara beberapa lainnya tidak. Terlebih pabrik tempe.
Harga kedelai di Gorontalo terpantau naik per Rabu (20/4/2022). Seorang pemilik pabrik tahu-tempe di Kecamatan Telaga, Kabupaten Gorontalo membenarkan hal tersebut.
Pemilik pabrik bernama Ismadi itu menuturkan, bahwa kenaikan terjadi dalam seminggu terakhir. Kenaikan ini pun ikut berimbas pada tempe yang ia jual.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Tempe-003.jpg)