Lima Amalan Sunnah Saat Berbuka Puasa
Ibadah wajib di bulan Ramadan menjadi seperti berkali-kali lipat ibadah wajib di bulan lain
TRIBUNGORONTALO.COM - Bulan Ramadan merupakan bulan dimana segala pahala dilipatgandakan.
Ibadah wajib di bulan Ramadan sama dengan berkali-kali lipat ibadah wajib di bulan lain. Sedangkan ibadah Sunnah di bulan Ramadan seperti menjalankan ibadah wajib di bulan lain.
Oleh karena itu, sangat tidak rugi bila kita menjalankan amalan sunnah di bulan Ramadan. Diantara banyaknya amalan sunnah, ada amalan sunnah saat berbuka puasa yang telah dikerjakan oleh para pendahulu kita.
Berikut lima amalan sunnah saat berbuka puasa:
1. Menyegerakan berbuka
Menyegerakan berbuka ketika azan magrib sudah berkumandang adalah amalan sunah yang dianjurkan.
Meski seseorang dapat bertahan tanpa makan dan menunda berbuka, maka sejatinya ia akan kehilangan keberkahan pahala dari mengawalkan waktu berbuka puasa.
Sunnah menyegerakan berbuka sesuai dengan hadist yang diriwayatkan Sahl bin Sa‘ad, bahwa Nabi Muhammad bersabda, "Orang akan selalu baik (sehat) apabila ia menyegerakan berbuka.” (H.R. Bukhari dan Muslim)
2. Berbuka dengan yang manis
Kurma, salah satu makanan sehat Rasulullah Muhammad SAW (friedchillies.com)
Nabi Muhammad SAW menyukai berbuka dengan kurma basah (ruthab).
"Driwayatkan Anas bin Malik, bahwa Rasulullah berbuka dengan kurma basah (ruthab) sebelum menunaikan salat.
Jika tidak ada, beliau berbuka dengan kurma kering (tamr). Jika kurma basah dan kering tidak ada, nabi berbuka dengan seteguk air." (H.R. Abu Dawud).
Selain kurma, menu berbuka yang disunahkan lainnya adalah susu, Nabi Muhammad bersabda, “Tidak ada sesuatu yang bisa menggantikan makan dan minum selain susu.” (H.R. Tirmidzi, Abu Dawud, dan Ibnu Majah).
Jika tidak ada kurma atau susu, makanan-makanan manis lainnya dapat menjadi pengganti.
Meskipun demikian, kandungan gula yang terdapat pada hidangan berbuka juga perlu diperhatikan.
3. Memanjatkan doa saat buka
Momen berbuka puasa adalah waktu doa yang mustajab. Karenanya, disunahkan bagi seorang muslim untuk memanfaatkan waktu tersebut untuk berdoa baik untuk urusan dunianya maupun akhirat.
Nabi Muhammad Saw. bersabda, “Ada tiga orang yang doanya tidak ditolak. Pertama, pemimpin yang adil, Kedua, orang yang berpuasa ketika dia berbuka, Ketiga, doa orang yang terzalimi.” (H.R. Tirmidzi dan Ibnu Hibban).
4. Tidak berlebihan
Ilustrasi makan tidak berlebihan saat buka puasa. (iStockPhoto)
Puasa sendiri adalah menahan nafsu, untuk itu, saat berbuka kita juga perlu untuk tidak berlebih-lebihan.
Dalil larangan untuk makan terlalu kenyang didasari dari firman Allah dalam Surah al-A'raf: 31, "Makan dan minumlah, tetapi janganlah berlebihan. Sungguh Allah tidak menyukai orang yang berlebih-lebihan."
Makan berlebihan ketika berbuka bisa jadi menjadikan tubuh lemas, begah, susah berdiri sehingga memantik rasa malas untuk menegakkan salat magrib, isya, hingga tarawih.
5. Memberi makan orang lain untuk berbuka
Momen buka puasa menjadi momen bahagia bagi seorang muslim, akan lebih bahagia lagi jika seorang muslim memberi buka untuk orang lain.
Nabi Muhammad Saw. bersabda, “Siapa memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikit pun juga.” (HR. Tirmidzi, Ibnu Majah, dan Ahmad)
Baca juga: Lima Amalan Sunnah Ini Sering Dianggap Biasa, Tapi Pahala Luar Biasa
Betapa melimpahnya kebaikan yang seseorang dapatkan jika membagikan buka puasa kepada beberapa orang. (*)
Artikel ini telah tayang di TribunStyle.com dengan judul Selain Makan Makanan Manis, Berikut Sederet Amalan Sunnah saat Berbuka Puasa Menurut Rasulullah SAW, https://style.tribunnews.com/2022/04/20/selain-makan-makanan-manis-berikut-sederet-amalan-sunnah-saat-berbuka-puasa-menurut-rasulullah-saw?page=3.
Penulis: Wahyu Putri Asti Prastyawati
Editor: Dhimas Yanuar
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Buka-puasa-di-pesisir-pantai-pentadu.jpg)