Milad Ke-19 Papmib-G: Tetaplah Militan, Progresif dan Inovatif serta Loyal

Persatuan Aksi Pelajar Mahasiswa Indonesia Bone Bolango Gorontalo (Papmib-G) mempunyai sebuah impian yang besar untuk mencetak kader yang militan.

Editor: Lodie Tombeg
zoom-inlihat foto Milad Ke-19 Papmib-G: Tetaplah Militan, Progresif dan Inovatif serta Loyal
TribunGorontalo.com
Apris Nawu 

PERSATUAN Aksi Pelajar Mahasiswa Indonesia Bone Bolango Gorontalo (Papmib-G) mempunyai sebuah impian yang besar untuk mencetak kader yang militan, cerdas, loyal, dan mampu menjadi pemimpin untuk masa depan Provinsi Gorontalo dan Kabupaten Bone Bolango.

Sebagai salah satu organisasi paguyuban terbesar di daerah Bone Bolango, yang berorientasi pada pengkaderan, pengembangan organisasi dalam sejarahnya, organisasi ini hadir bermula dari pada keresahaan yang terjadi di masyarakat.

Paguyuban Bone Bolango lahir tahun 2003 dan berdiri kukuh sampai sekarang. Namanya Papmib-G.

Kita tahu bersama sumber daya manusia (SDM) pada kala itu masih dalam kategori tertinggal.

Untuk itu para aktivis mahasiswa membentuk sebuah paguyuban untuk melepas belenggu ketertinggalan tersebut guna mensejajarkan diri dari daerah berkembang lainnya.

Sekarang organisasi ini sudah berhasil mewujudkan tujuan tersebut. Papmib-G akan terus melaksanakan tujuan itu dengan cara yang dinamis dialektis.

Papmib-G sudah ada pada puncaknya. Sudah menghasilkan orang-orang hebat.

Mereka loyal, cerdas dan progresif yang tentunya sangat mencintai organisasi Paguyuban Papmib-G dan daerahnya Kabupaten Bone Bolango.

Kini, Papmib-G akan melewati perjuangan panjang untuk Bone Bolango. Pada tanggal 18 April tahun 2022 paguyuban ini berusia 19 tahun.

Berbagai macam intrik, ide lahir dengan harapan agar paguyuban ini tetap eksis serta menguatkan kemajuan SDM dan berorientasi pada kemajuan berpikir setiap kader.

Memasuki usianya yang ke-19 tahun, harapan demi harapan mulai lahir tentang apa sebenarnya yang terjadi daerah Kabupaten Bone Bolango yang kita cintai.

Kita ketahui bersama berbagai macam masalah persoalan lainnya yang belum terselesaikan.

Menurut pendapat saya, hal yang utama sebagai ciri adanya bangsa atau sebuah daerah adalah memiliki teritorial.

Untuk itu, teritorial tersebut harus terjaga dan jangan sampai sumber daya alam kita diambil alih orang lain serta ‘sawah’ dan ‘ladang’ kita pun bisa habis. Hal itu jangan sampai terjadi.

Karena itu, Papmib-G banyak bersilaturhmi kepada semua pemimpin daerah serta organisasi lainnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved