Didin, Owner Investasi Bodong Smart Trader Diringkus Polisi Pohuwato

Pria yang akrab disapa Didin itu sebelumnya masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) oleh kepolisian.

TribunGorontalo.com/Ist
Syamsurizal Suleman, Owner investasi bodong bernama Smart Trader, diringkus Satreskrim Polres Pohuwato pada Minggu (10/4/2022) di Bandara Djalaludin. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Syamsurizal Suleman, Owner investasi bodong bernama Smart Trader, diringkus Satreskrim Polres Pohuwato pada Minggu (10/4/2022) di Bandara Djalaludin. 

Pria yang akrab disapa Didin itu sebelumnya masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) oleh kepolisian. Ia ditetapkan DPO karena tidak menghadiri panggilan dua kali dalam kasus penyidikan atas kasus dugaan tindak pidana penipuan, penggelapan, perdagangan dan perbankan.

Baca juga: GP Ansor Minta Polisi Tangkap Pelaku Penganiaya Ade Armando

"Polres Pohuwato kembali menangkap owner investasi bodong, kemarin pagi , sesuai informasi dari Kapolres Pohuwato Akbp Joko Sulistiono, tim Satreskrim Polres  berhasil menangkap owner investasi bodong Smart Trader inisial SS  di Bandara Djalaluddin dan langsung dibawa ke Polres Pohuwato untuk proses lebih lanjut," jelas Kombe Pol Wahyu Tri Cahyono, Kabid Humas Polda Gorontalo, Senin(11/4/2022).

Ia menceritakan, sehari sebelum penangkapan itu, tim Sat Reskrim Pohuwato menuju Kota Gorontalo untuk mencari Didin di rumahnya di jalan Durian, Kelurahan Tomulabutao, Kecamatan Dungingi Kota Gorontalo. 

Baca juga: Demo Mahasiswa di Gorontalo Tinggalkan Sampah Plastik dan Kertas

Namun bukan Didin, Sat Reskrim hanya menemui adik ipar dan mertuanya. Dari keterangan mereka, diketahui bahwa tersangka bersama istrinya sudah pindah rumah sejak bulan Desember 2021.

Diceritakan oleh mertuanya, sejak itu ia tidak tahu keberadaan tersangka dan istrinya. selanjutnya tim bergerak menuju bandara Djalaludin Gorontalo untuk mengecek manifest perjalanan dari tersangka, namun hasilnya nihil. 

Dari hasil lidik diketahui tersangka berada di Depok bersama pamannya, hasil lidik selanjutnya diketahui keduanya  berada di Cibubur. Mengetahui hal tersebut KBO Reskrim Ipda Yobtan Robet Frans menghubungi paman tersangka dan memintanya untuk segera menyerahkan Didin. 

Rupanya permintaan tersebut disetujui oleh pamannya dengan menyiapkan tiket. Selain itu Kasat Reskrim Iptu Ari Agustianto juga melakukan koordinasi dengan Satreskrim Polres Depok untuk membantu melakukan pengawalan ketat terhadap tersangka untuk diantarkan ke Bandara Soekarno, Hatta Cengkareng untuk diberangkatkan ke Gorontalo. 

"Saat ini penyidik Polres sedang melakukan pemeriksaan yang mendetail terhadap tersangka dan juga menyita Barang Bukti," imbuh Wahyu.

Smart Trader sebetulnya bukanlah satu-satunya investasi bodong yang beroperasi di Pohuwato. Sebab ada FX Family yang ownernya telah diamankan oleh kepolisian, lalu ada Man Trader. (*)

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved