Demonstrasi 11 April 2022
Ini Isi Pakta Integritas yang Disepakati Mahasiswa bersama Perwakilan Forkopimda Provinsi Gorontalo
Massa sempat tidak mau membubarkan diri karena memaksa bertemu anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Gorontalo. Beruntung,
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Ribuan massa yang mengatasnamakan Aliansi Mahasiswa dan Rakyat Provinsi Gorontalo (AMARA) baru membubarkan diri pada malam tadi sekitar pukul 19.00 Wita. Aksi di titi Bundaran Saronde, Kota Gorontalo itu telah berlangsung sejak pukul 15.00 Wita.
Massa sempat tidak mau membubarkan diri karena memaksa bertemu anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Gorontalo. Beruntung, perwakilan dari Forkopimda datang menemui mahasiswa.
Aksi yang diikuti oleh ratusan mahasiswa dari sekitar 23 organisasi itu pun berakhir damai ditandai oleh penandatanganan pakta integritas.
Usai ditandatangani, pakta integritas lantas dibacakan seperti sumpah. Mahasiswa membawa alquran dan mengajak perwakilan Forkopimda untuk membacanya layaknya sumpah.
Aris Setiawan Karim, salah satu koordinator aksi menjelaskan, jika memang gerakan mereka adalah mewakili aspirasi masyarakat. Mereka mengaku sebagai mata, telinga dan corong masyarakat.
“ini pure gerakan bersama mahasiswa di Gorontalo tanpa ada intervensi dan tendensi dari pihak manapun,” tuturnya.
Beberapa tuntutan yang tercantum dalam pakta integritas tersebut:
1.Massa aksi Bersama Forkopimda Provinsi Gorontalo menyatakan sikap mendukung pelaksanaan pemilu 2024,
2. Menolak amandemen Undang-undang pasal 7 tahun 1945,
3.Penolakan kenaikan harga BBM,
4.AMARA meminta Forkopimda Provinsi Gorontalo akan mengusut tuntas oknum monopoli bahan pokok yang membuat rakyat sengsara,
5.Meminta Pemerintah Provinsi Gorontalo mendorong harga bahan pokok agar bisa di jangkau masyarakat
6.Pemerintah Provinsi Gorontalo menyatakan sikap menolak kenaikan PPN 11 persen yang hanya dapat merugikan rakyat miskin.
Arifin Mohamad, Kepala Kesbangpol Provinsi Gorontalo yang datang mewakili Gubernur Gorontalo Rusli Habibie mengatakan, bahwa pakta integritas itu akan dirapatkan bersama anggota Forkopimda.
“Kami mendukung ini tapi kami tidak bisa mengambil keputusan, akan kami teruskan ini untuk dirapatkan bersama unsur Forkopimda,” jelasnya di tengah ratusan massa.
Setelah penandatanganan dan pembacaan pakta integritas, ribuan massa aksi bertolak pulang ke IAIN Sultan Amai Gorontalo untuk melangsungkan evaluasi. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Personel-Polisi-004.jpg)