Kamis, 19 Maret 2026

PEMPROV GORONTALO

Dukung Keputusan Jokowi Gelar Pemilu 2024, Gubernur Gorontalo: Masyarakat Jangan Terprovokasi

Gubernur Gorontalo Rusli Habibie mendukung penuh keputusan Presiden Joko Widodo yang menegaskan Pemilu 2024.

Tayang:
Editor: Lodie Tombeg
zoom-inlihat foto Dukung Keputusan Jokowi Gelar Pemilu 2024, Gubernur Gorontalo: Masyarakat Jangan Terprovokasi
TribunGorontalo.com/WawanAkuba
Rusli Habibie, Gubernur Gorontalo. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Gubernur Gorontalo Rusli Habibie mendukung penuh keputusan Presiden Joko Widodo yang menegaskan Pemilu 2024 tetap digelar tanggal 14 Februari 2024.

Pernyataan itu disampaikan Jokowi saat memimpin rapat soal Pemilu dan Pilkada Serentak 2024 dengan jajarannya pada Minggu (10/4/2022). Arahan Jokowi disiarkan akun Youtube Sekretariat Presiden.

"Terkait dengan rapat presiden tadi malam, beliau selaku Gubernur Gorontalo mendukung apa yang menjadi keputusan Presiden tadi malam, yakni bahwa Pemilu tidak ditunda dan dilaksanakan sesuai jadwal yang telah ditetapkan," ucap Kepala Dinas Kominfotik Provinsi Gorontalo Masran Rauf usai dihubungi Gubernur Rusli.

Dalam arahannya, Jokowi juga menyampaikan terkait tahapan Pemilu 2024 yang akan dimulai pada pertengahan bulan Juni 2022. Presiden juga meminta masyarakat agar tidak terpancing oleh sejumlah kepentingan politik yang tidak bermanfaat. Dia ingin masyarakat dan para peserta Pemilu dapat diberikan edukasi politik secara masif.

"Jadi pak Gubernur mengharapkan masyarakat Gorontalo tidak terprovokasi dengan isu-isu di luar sana, dan tidak memperpanjang juga. Karena pernyataan pak Presiden sudah jelas bahwa Pemilu dan Pilkada Serentak tetap digelar pada  2024," ujarnya.

Kadisinfotik Provinsi Gorontalo Masran Rauf.
Kadisinfotik Provinsi Gorontalo Masran Rauf. (Kominfotik Provinsi Gorontalo)

Tahapan Pemilu Mulai Juni 2022

Presiden Jokowi menggelar rapat terbatas Persiapan Pemilu dan Pilkada Serentak 2024 di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Minggu (10/4/2022).

Dalam ratas tersebut, Presiden meminta jajarannya menyampaikan pada masyarakat bahwa jadwal Pemilu sudah ditetapkan yakni pada 14 Februari 2024.

"Yang pertama saya minta disampaikan kepada masyarakat bahwa seluruh tahapan dan jadwal pelaksanaan Pemilu dan Pilkada itu sudah ditetapkan. Saya kira sudah jelas semuanya sudah tahu bahwa Pemilu akan dilaksanakan 14 Februari 2024," kata Jokowi.

Presiden menegaskan bahwa Pemilu dilaksanakan pada 14 Februari 2024. Hal tersebut perlu dijelaskan agar tidak muncul spekulasi bahwa pemerintah akan menunda Pemilu.

"Jangan sampai nanti muncul spekulasi yang isunya beredar di masyarakat pemerintah tengah melakukan penundaan Pemilu, atau spekulasi perpanjangan jabatan Presiden dan yang berhubungan dengan tiga periode," katanya.

Presiden mengatakan bahwa gelaran Pemilu pada Juni 2024 dan Pilkada serentak pada November 2024 sudah disepakati.
Begitu juga dengan tahapan Pemilu yang sudah dimulai tahun ini. Oleh karena itu ia meminta jajarannya untuk menyampaikan hal tersebut ke masyarakat.

"Dijelaskan sekalian tahapan Pemilu sudah dimulai di pertengahan Juni 2022, karena ketentuan UU-nya 20 bulan sebelum pemungutan suara," kata Jokowi.

Jokowi juga menekankan jajarannya untuk menyampaikan kepada masyarakat bahwa Pemilu akan digelar sesuai jadwal yakni 2024.

"Karena kita jelas sepakat Pemilu akan dilaksanakan Februari 2024 dan Pilkada serentak di November 2024," katanya.
Presiden tidak mau lagi ada spekulasi penundaan Pemilu, perpanjangan masa jabatan, atau tiga periode masa jabatan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved