Pentingnya Belajar Public Speaking Bagi Mahasiswa

Jika anda ingin menapaki karir yang lebih baik, belajarlah meningkatkan kemampuan publik speaking.

kompas.com
Cornelia Laksmi Dewi Supama, saat mengisi pelatihan Leadership Development Beswan Djarum 2021/2022. 

Untuk memiliki leadership voice yang mumpuni, seseorang harus mampu mengasah inner dan outer confidence yang dimilikinya.

Inner confidence fokus kepada penguasaan konten gagasan serta ide yang ingin disampaikan.

“Tapi tidak hanya terbatas pada isi konten yang akan disampaikan, namun termasuk juga cara penyampaiannya.

Kita harus mampu menarik perhatian dari para audiens untuk mendengarkan apa yang akan kita sampaikan," tambahnya lagi.

Setelah mendapatkan perhatian audiens, tugas selanjutnya ialah menyampaikan materi secara lugas, terstruktur dan persuasif agar mudah dipahami.

"Penegasan terhadap ide dan gagasan juga perlu dilakukan di bagian penutup dengan pesan yang kita sampaikan dapat diingat oleh audiens,” Laksmi menjelaskan.

Faktor lain yang dapat mendukung seseorang untuk memiliki leadership voice yang baik adalah outer confidence yang berfokus kepada hal-hal yang dapat dilihat oleh orang lain, yaitu artikulasi dan tempo saat berbicara, eye contact dengan audiens, gestur badan dan ekspresi yang kita tunjukkan serta pakaian yang kita gunakan.

Saat ini, banyak sekali pelatihan public speaking atau leadership development bagi mahasiswa.

Pelatihan ini juga bisa didapatkan mahasiswa cuma-cuma melalui program Djarum Beasiswa Plus (Beswan Djarum).

Pelatihan Leadership Development diselenggarakan oleh Djarum Foundation dan berlangsung sepanjang Maret 2022.

Seperti halnya saat Laksmi memaparkan materi di depan 520 mahasiswa penerima program Djarum Beasiswa Plus (Beswan Djarum) angkatan 2021/2022 yang berasal dari 90 universitas di Indonesia, para mahasiswa bisa mendapatkan berbagai ilmu untuk menunjang karir mereka.

Pendidikan Djarum Foundation, Lounardus Saptopranolo menuturkan, materi “The Voice of A Leader” ini diberikan guna melatih kepercayaan diri para generasi muda agar mampu menyampaikan ide dan gagasannya dengan baik di tengah masyarakat.

Diharapkan, soft skills yang dibagikan dalam program pelatihan Leadership Development ini, dapat mendorong generasi muda untuk berkontribusi lebih dalam pembangunan bangsa.

“Leadership voice dibutuhkan saat kita melakukan public speaking, agar gagasan dan ide yang kita miliki dapat diterima dan dipahami dengan baik oleh masyarakat.

Tentunya seorang pembicara harus memiliki inner dan outer confidence yang baik juga saat melakukan public speaking, karena kedua faktor tersebut saling melengkapi," ujarnya.

Baca juga: Pendaftaran STIN Buka Hari Ini, Kuliah Gratis, Lulus Auto CPNS

Ia mengatakan, akan menjadi sia-sia jika tidak dapat menyampaikan dengan baik, segala gagasan dan ide yang sudah ditemukan tersebut.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved