PON XXII tahun 2028
Inilah Kompetitor Gorontalo Dalam Memperebutkan Tuan Rumah PON XXII
Sebab, selain Gorontalo juga ada Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB).
Penulis: Husnul Puhi |
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Penutupan-PON-XX-2021-Papuafoto-dok-dok-PB-PON.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Provinsi Gorontalo bukan satu-satunya provinsi di Indonesia yang menginginkan jadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII pada 2028 nanti.
Sebab, selain Gorontalo juga ada Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB).
Dua provinsi inilah yang disebut oleh Safrin Saifi sebagai kompetitor mereka dalam menarik PON ke daerah Gorontalo.
Safrin yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Gorontalo itu bahkan menyebut, jika pemerintah daerah NTB maupun NTB sudah berkomitmen untuk menyelenggarakan PON XXII.
"NTT dan NTB merupakan kompetitor kami yang nampak saat ini untuk pencalonan tuan rumah PON yang ke XXII, karena di beberapa media juga saya sudah lihat bahwa pemerintah Provinsi mereka sudah menandatangani terkait pencalonan tersebut," ungkap Safrin.
Baca juga: Ini Dia Daftar Penyelenggara PON I hingga XX
Seperti yang dikutip dari POS-KUPANG.COM, Provinsi NTT dan NTB telah mempersiapkan daerahnya menjadi tuan rumah PON yang ke XXII tahun 2028.
Viktor Bungtilu Laiskodat, Gubernur NTT sudah menandatangani nota kesepakatan kerja sama dengan Wakil Gubernur NTB Sitti Rohmi Djalilah.
Selain NTT dan NTB, juga ada Kalimantan yang berambisi untuk menarik PON XXII ke daerahnya.
Namun sampai dengan saat ini, belum ada satu provinsi pun yang mendaftarkan daerahnya untuk menjadi tuan rumah PON 2028, termasuk Gorontalo dan Sulteng.
Baca juga: Ini Alasan Gorontalo Gandeng Sulawesi Tengah Jadi Calon Tuan Rumah PON XXII 2028
Alasannya menurut Safrin, karena pihaknya masih menghitung kekuatan kompetitor. Karena biasanya justru tak ada provinsi yang mau mendaftarkan diri di awal-awal pendaftaran. Biasanya pada menit-menit terakhir.
"Memang biasanya calon pendaftar itu mendaftar di saat menit-menit terakhir, dalam hal ini melihat kekuatan kompetitor dan dukungannya, sehingga belum ada satu pun provinsi yang mendaftar," lanjut Safrin ketika diwawancara via telepon seluler, Sabtu hari ini.
Kata Safrin, penting untuk tahu bagaimana kekuatan kompetitor calon tuan rumah. Hal itu agar pihaknya mampu membalikan keadaan nanti saat biding.
“Sampai dengan saat ini KONI Provinsi Gorontalo sedang mempersiapkan administrasi terkait pendaftaran tersebut,” ungkapnya.
Sebelumnya dikutip dari kompas.com, Provinsi Gorontalo bersama Sulawesi Tengah (Sulteng) mendeklarasikan sebagai calon tuan rumah penyelenggara PON XXII tahun 2028 di Hotel Sutan Raja Kota Palu, Sulawesi Tengah, Selasa 9 November 2021.
Deklarasi dengan slogan SultengGo Katulistiwa ditandatangani oleh Ketua KONI kedua provinsi, serta oleh Wakil Gubernur Gorontalo Idris Rahim dan Wagub Sulteng Ma’mun Amir.
Penandatanganan itu disaksikan Ketua Umum KONI Letjen TNI (Purn) Marciano Norman.
“Saya atas nama Pemerintah Provinsi Gorontalo mendukung seribu persen penyelenggaraan PON XXII di Sulawesi Tengah dan Gorontalo,” kata Idris Rahim kala itu. (*)