Komika Marshel Widianto Minta Maaf, Usai Namanya Terseret Kasus Dea Onlyfans
Nama Marshel Widianto muncul setelah polisi memeriksa Dea OnlyFans dan terungkap ada salah satu komedian berinisial M yang membeli konten 76 video
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Komika-Marshel.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM - Komika Marshel Widianto dikabarkan terjerat kasus pembelian video Dea Onlyfans.
Kepolisian menyebut komedian terkenal berinisial M membeli 76 konten video dan foto syur mahasiswi Semarang tersebut.
Pihak Marshel Widianto telah buka suara melalui sang kuasa hukum, Machi Ahmad.
Machi menegaskan, mental kliennya dalam keadaan baik dan siap menghadapi kasus.
Marshel pun telah menerima surat panggilan pertama dari Ditreskrimsus Polda Metro Jaya.
Kemudian, Machi memastikan Marshel Widianto bakal memenuhi panggilan dan kooperatif.
"Siap dia, mentalnya juga Marshel kuat," ujar Machi.
Beberapa hari terakhir, nama komika Marshel Widianto kerap kali disebut sebagai salah satu orang yang membeli konten Dea OnlyFans.
Nama Marshel Widianto muncul setelah polisi memeriksa Dea OnlyFans dan terungkap ada salah satu komedian berinisial M yang membeli konten 76 video pornografi beserta sejumlah foto tanpa busana.
Dalam pernyataannya, ia tidak membenarkan atau pun membantah soal namanya acap kali disebut.
Namun, Marshel Widianto meminta maaf kepada masyarakat Indonesia.
"Maafkan kenakalanku ya teman-teman. Aku emang nakal, tapi gak mau kriminal," tulis Marshel Widianto seperti dikutip Kompas.com, Rabu (6/4/2022).
"Sampai jumpa besok pukul 10 pagi ya," tulis Marshel Widianto.
Dalam kesempatan yang berbeda, penyidik Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Metro Jaya mengatakan, pihaknya bakal memeriksa komedian berinisial M.
M disebut sempat membeli konten Dea OnlyFans melalui Google Drive secara langsung yang berisi 76 video hingga foto tanpa busana.
“Rencana kami jadwalkan pemeriksaan pada Kamis, 7 April pukul 10.00 WIB dan yang pasti, yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi,” kata Kanit 1 Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Metro Jaya Kompol I Made Redi Hartana saat dihubungi, Rabu (6/4/2022). (*)