Mudik Lebaran 2022

Jika Tidak Mau Gagal Mudik, Simak Aturan Baru Naik Pesawat

Kebijakan mudik lebaran 2022 telah tertuang dalam Surat Edaran (SE) Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Nomor 16 Tahun 2022 Tentang Ketentuan Perjalanan

Editor: Fajri A. Kidjab
kompas.com/Ist
Ilustrasi penumpang pesawat 

TRIBUNGORONTALO.COM - Menjelang momen mudik Lebaran 2022, pemerintah telah mengeluarkan kebijakan terbaru.

Kebijakan baru ini juga berlaku untuk traveler yang ingin mudik lebaran naik pesawat.

Kebijakan mudik lebaran 2022 telah tertuang dalam Surat Edaran (SE) Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Nomor 16 Tahun 2022 Tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri.

Seiring diterbitkannya SE tersebut, Kementerian Perhubungan Republik Indonesia turut mengeluarkan SE tentang petunjuk perjalanan orang.

Surat Edaran Nomor 26 Tahun 2022 tersebut telah ditandatangani oleh Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Novie Riyanto dan berlaku secara efektif mulai Selasa (5/4/2022).

Dalam SE tersebut, tertuang beberapa kebijakan mengenai pengetatan protokol kesehatan dan aturan baru untuk para pemudik, termasuk yang mudik naik pesawat.

Adapun salah satu syaratnya yaitu pemudik tetap harus memakai masker selama naik pesawat.

Masker yang dianjurkan pun harus kain tiga lapis.

Atau pemudik juga bisa menggunakan masker medis yang menutup mulai area hidung sampai dagu.

"Atau masker medis yang menutup hidung, mulut dan dagu," tulis aturan tersebut seperti dikutip TribunTravel.com, Senin (4/4/2022).

Aturan kedua, penumpang pesawat terbang harus mengganti masker secara berkala setiap empat jam dan membuang limbah masker di tempat yang disediakan.

Selain itu, pelaku perjalanan dalam negeri dengan pesawat juga diminta mencuci tangan secara berkala menggunakan air dan sabun atau hand sanitizer, terutama setelah menyentuh benda yang disentuh orang lain.

"Menjaga jarak minimal 1,5 meter dengan orang lain serta menghindari kerumunan," tulis SE tersebut.

Selain itu, penumpang pesawat perjalanan dalam negeri juga tidak diperkenankan untuk berbicara satu arah maupun dua arah melalui telepon ataupun secara langsung sepanjang perjalanan.

Penumpang pesawat juga tidak diperkenankan untuk makan dan minum sepanjang perjalanan dengan waktu tempuh kurang dari dua jam.

"Terkecuali bagi individu yang wajib mengkonsumsi obat dalam rangka pengobatan yang jika tidak dilakukan dapat membahayakan keselamatan dan kesehatan orang tersebut," jelas SE itu.

Sebelumnya, Satgas Penanganan Covid-19 telah menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 16 Tahun 2022 tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri pada Masa Pandemi Covid-19.

SE ini mengatur syarat terbaru Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN).

Aturan tersebut ditandatangani Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), sekaligus Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Letjen TNI Suharyanto pada 2 April 2022.

Dalam SE tersebut mengatur, mengenai syarat perjalanan dalam negeri dengan moda transportasi udara, laut, darat menggunakan kendaraan pribadi, umum, penyeberangan dan kereta api antarkota dari dan ke daerah seluruh Indonesia.

Syarat tersebut termasuk di dalamnya PPDN, yang telah mendapatkan vaksinasi dosis ketiga (booster) tidak wajib menunjukan hasil negatif tes RT-PCR atau rapid test antigen.

Sementara PPDN yang telah mendapatkan vaksinasi dosis kedua, wajib menunjukkan hasil negatif rapid test antigen, yang sampelnya diambil kurun waktu 1x24 jam.

Untuk hasil negatif tes RT-PCR, sampelnya diambil kurun waktu 3x24 jam, sebelum keberangkatan.

Sedangkan PPDN yang telah mendapatkan vaksinasi dosis pertama wajib menunjukan hasil negatif tes RT-PCR yang sampelnya diambil kurun waktu 3x24 jam sebelum keberangkatan. (*)

 

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved