Diburu untuk Sahur, Harga Ayam di Pasar Gorontalo Naik 100 Persen

Seperti harga ayam kampung yang dijual di Pasar Sore Jembatan Jodoh. Ayam di di tempat ini dipatok hingga Rp 140 ribu. 

TribunGorontalo.com/WawanAkuba
Ayam di Pasar Gorontalo.TribunGorontalo/WawanAkuba 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Harga di Gorontalo terpantau naik 100 persen, terutama untuk jenis ayam kampung. 

Seperti harga ayam kampung di Pasar Sore Jembatan Jodoh yang dipatok hingga Rp 140 ribu per ekor. 

Kendati, harganya sebelum memasuki Ramadhan, hanya berada di kisaran Rp 70 ribuan. 

Adam Asuge, seorang penjual ayam yang ditemui TribunGorontalo.com, menjelaskan, bahwa ayam kampung harganya melonjak karena banyaknya permintaan. 

Pria paruh baya itu merincikan, ayam kampung berukuran sedang dihargai Rp 100 ribu hingga Rp 120 ribu. Itu untuk ayam berusia sekitar tiga bulanan. 

Sebelumnya, ayam usia dan ukuran semacam ini sebelum lebaran hanya dihargai Rp 40 ribu. 

Sementara itu, untuk ayam berukuran lebih besar atau sekitar 1 kilogram, harganya mencapai Rp 140 ribu hingga Rp 150 ribu. 

Padahal, ayam kampung berukuran yang sama sebelum ramadhan berkisar di harga Rp 70 ribu saja. 

“Iya, Pak. Memang mahal sekarang ini. Karena permintaan untuk sahur, melonjak,” tutup Adam. 

Sementara itu, seorang warga yang datang berbelanja mengungkapkan, tidak masalah harus merogoh kantong. “Karena ini untuk sahur, pamali tawar-tawar,” kata Risma Ahmad. 

Katanya, sekali-sekali beli yang mahal, tak apa. “Asal jangan setiap hari bagini (begini) om ya,” kata dia sambil tertawa. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved