Idris Rahim Bangga, Lulusan Wira Bhakti Gorontalo Banyak yang Berprestasi

SMA Terpadu Wira Bhakti Gorontalo disebut banyak melahirkan siswa berprestasi. Buktinya,

TribunGorontalo.com/Google Maps
Sejumlah Taruna dan Taruni Wira Bhakti berpose/Istimewa 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- SMA Terpadu Wira Bhakti Gorontalo disebut banyak melahirkan siswa berprestasi. Buktinya, banyak lulusan sekolah ini yang masuk akademi kepolisian (Akpol), Akademi Militer (Akmil), ada yang masuk ITB, dan dokter. 

“Kita tentunya memberikan apresiasi karena alumni dari SMA Terpadu ini sudah banyak yang berhasil. Tentunya mereka itu sangat berguna bagi bangsa dan negara,” ungkap Idris Rahim, Wakil Gubernur Gorontalo saat menghadiri silaturahmi dan temu tokoh di SMA Terpadu Wira Bhakti Gorontalo, Senin (28/3/2022) malam.

Silaturahmi bersama ketua yayasan Al-Fath Wiraga Mulia juga dihadiri Danrem 133 / Nani Wartabone Brigjen TNI Amrin Ibrahim dan Kepala Dinas Pendidikan, Kebudayaan dan Olahraga Wahyudin Katili.

Idris berharap, sebagai salah satu sekolah unggulan di Provinsi Gorontalo, SMA Terpadu Wira Bhakti dapat terus menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan berprestasi.

“Tentunya pemerintah daerah akan bersama sama dengan dengan yayasan untuk terus membangun SMA Terpadu ini,” ungkap Idris. 

Pada kesempatan itu, Idris Rahim menyerahkan penghargaan dari Pemerintah Provinsi Gorontalo kepada Ketua Yayasan Al-Fath Wiraga Mulia dan kepada Jenderal TNI (Purn) Wiranto, atas peran dan partisipasi dalam peningkatan SDM melalui pendidikan dan olahraga di Provinsi Gorontalo.

SMA Terpadu Wira Bhakti Gorontalo adalah sekolah di bawah Yayasan Al-Fath Wiraga Mulia. Berdiri sejak 2001, sekolah yang beralamat di Desa Bubeya, Kecamatan Suwawa, Kabupaten Bone Bolango ini didirikan oleh Rugaiya atau Uga Wiranto. Istri dari Jenderal TNI (Purn) Wiranto

Sekolah berasrama (boarding school) ini mulai menerima siswa pertama kali pada awal semester 2002. Seluruh siswa diwajibkan untuk mengikuti asragam

Sebutan untuk siswa laki-laki adalah Taruna, sementara siswa perempuan disebut Taruni. 

Hingga saat ini, SMA Terpadu Wira Bhakti Gorontalo telah memiliki alumni lebih dari 600 siswa yang tersebar di seluruh Indonesia.

Sekolah ini berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas di masa mendatang, agar kebutuhan sumber daya manusia yang berkompeten khususnya di Gorontalo terus berkembang berjalan kapanpun, di manapun. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved