Sabtu, 7 Maret 2026

Kapolres Suka Irawanto Himbau Masyarakat Tidak Panik: Minyak Goreng Banyak dan Cukup

Polres Gorontalo Kota, baik yang tergabung dalam satgas pangan maupun Bhabinkamtibmas sudah diperintahkan, melakukan pengecekan dan pengawasan

Tayang:
zoom-inlihat foto Kapolres Suka Irawanto Himbau Masyarakat Tidak Panik: Minyak Goreng Banyak dan Cukup
Humas Polres Gorontalo
AKB Suka Irawanto memantau ketersediaan stok dan harga minyak goreng di pasar tradisional 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Gorontalo Kota AKBP Suka Irawanto terjun langsung  ke pasar tradisional untuk memantau ketersediaan dan harga minyak goreng di Kota Gorontalo, Rabu (23/3/2022).

Dalam kunjungannya di pasar tradisonal andalas Kelurahan Tapa Kecamatan Sipatana Kota Gorontalo, Kapolres didampingi Kasat Reskrim IPTU Nauval Seno dan Kapolsek Kota Utara Iptu Ricky P Parmo.

AKBP Suka memantau minyak goreng di pasar tradisional tersedia dengan harga non subsidi.

Ia menegaskan pada pedagang bahwa pihak kepolisian akan melakukan tindakan tegas, jika ditemukan ada pengusaha, agen ataupun toko swalayan melakulan penimbunan minyak goreng atau menjual minyak goreng di atas harga yang telah di tentukan oleh pemerintah.

"Saya menghimbau agar masyarakat tidak panik, kemudian membeli minyak goreng dalam jumlah banyak. Karena saat ini, persediaan minyak goreng curah maupun kemasan banyak dan cukup untuk beberapa bulan ke depan," ujar Kapolres.

Lebih lanjut Kapolres menjelaskan, personil Polres Gorontalo Kota, baik yang tergabung dalam satgas pangan maupun Bhabinkamtibmas sudah diperintahkan, melakukan pengecekan dan pengawasan terhadap kebutuhan masyarakat. Dalam hal ini minyak goreng di sejumlah toko swalayan hingga pasar-pasar tradisional, karena khawatir nantinya para penjual memanfaatkan momen kelangkaan minyak goreng untuk keuntungan sendiri. Sementara masyarakat susah untuk mendapatkan minyak goreng.

"Pengawasan dan pengecekan yang dilakukan anggota secara marathon, bertujuan agar masyarakat tidak panik menghadapi kelangkaan minyak goreng. Mengingat kebutuhan masyarakat akan minyak goreng saat ini sangat tinggi," tutupnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved