Pemerintah Izinkan Mudik Lebaran dan Tarawih Berjemaah
Kabar gembira bagi umat Muslim di Tanah Air. Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperbolehkan masyarakat untuk melakukan mudik Lebaran tahun ini.
Kendati demikian, sejumlah kementerian dan lembaga sudah mulai melakukan persiapan mudik untuk mengantisipasi apabila pemerintah sepakat memutuskan diperbolehkannya mudik lebaran tahun ini.
Salah satunya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang memastikan kesiapan jalan tol dan jalan nasional di Pulau Jawa, Bali, Sumatera, Sulawesi dan Kalimantan.
Persiapan jalan tersebut dilakukan guna mengantisipasi kemungkinan tidak kembali diberlakukannya pembatasan perjalanan selama Pandemi Covid-19.
"Khususnya pada hari-hari istimewa yang menimbulkan pergerakan barang dan jasa lebih besar dari biasanya seperti Lebaran, Natal, dan Tahun Baru," ujar Direktur Preservasi Jalan dan Jembatan Wilayah II Ditjen Bina Marga Kementerian PUPR Thomas Setiabudi Aden dalam keterangan resminya beberapa waktu lalu.
Kementerian PUPR juga mulai mempersiapkan jalan tol menjelang mudik lebaran agar arus mudik lancar. Kepala BPJT Kementerian PUPR Danang Parikesit mengatakan, dengan kemungkin tidak diberlakukannya pembatasan perjalanan, pihaknya akan melakukan persiapan mudik layaknya persiapan sebelum pandemi Covid-19.
“Kita akan kembali ke prosedur pra-Covid untuk pengecekan ruas dan pola manajemen rest area,” ujar Danang kepada Kompas.com, Kamis (10/3/2022).
BPJT memperkirakan seluruh persiapan mudik ini dapat terselesaikan dalam 15 hari sebelum Idul Fitri mendatang agar masyarakat bisa melakukan mudik jauh-jauh hari. “H-15 harus sudah tuntas,” kata Danang.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Jokowi: Tahun Ini, Boleh Mudik Lebaran, Boleh Tarawih Berjamaah di Masjid..."
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/230322-mudik.jpg)