Pamen Polda Gorontalo Tertembak
Sepi Lokasi Penembakan Perwira Polda Gorontalo
Sepi lokasi yang diduga tempat kejadian perkara (TKP) penembakan seorang perwira menengah berpangkat Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Beni Mutahir.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/210322-Lokasi-penembakan.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Sepi lokasi yang diduga tempat kejadian perkara (TKP penembakan seorang perwira menengah berpangkat Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Beni Mutahir di Lorong Mangga, Perumahan Asparaga, Kota Gorontalo, Senin (21/3/2022) pukul 13.00 Wita.
Tidak ada aktivitas apa-apa di kompleks TKP. Rumah bercat hijau murah telah di-police line. Ada satu unit sepeda motor di garasi rumah. Pagar dari bambu bercat putih dilingkari garis polisi.
Pantauan TribunGorontalo.com, TKP sepi. Tak seorang pun terlihat di lokasi. Rumah sekitar TKP juga sepi. Tak ada warga yang terlihat.
Informasi yang diperoleh TribunGorontalo.com, pamen Polda Gorontalo itu diduga meninggal setelah terkena peluru senjata api pada Senin pagi.
Sebelumna diberitakan, meski belum ada konfirmasi resmi dari kepolisian, namun dari informasi yang berhasil dihimpun TribunGorontalo.com, personil polisi itu diduga bertugas di Polda Gorontalo dengan jabatan Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP).
Pria itu juga diduga bertugas di Direktorat Perawatan Tahanan dan Barang Bukti (Dit Tahti) Polda Gorontalo.
Sejak pagi tadi, rumah yang diduga sebagai TKP, telah ramai oleh personel kepolisian. Rumah itu berada di kompleks Perumahan Asparaga, Kelurahan Huangobotu, Kota Gorontalo.
Tim Inafis (Automatic Fingerprint Identification System) Polri diketahui telah berada di TKP. Sementara sejumlah petugas kepolisian lainnya, terlihat berada di luar rumah dan mengamankan lokasi kejadian.
Saat ini pun, kepolisian juga telah memasang garis polisi di rumah bercat hijau tersebut.
Hingga saat ini, belum jelas siapa pelaku penembakan. Sebab, pihak Polda Gorontalo belum juga mau memberikan keterangan. (*)