Jalan Suwawa Selatan Terputus, Warga Dipaksa Memutar 15 Kilometer

Jalan yang merupakan akses warga Suwawa Selatan menuju Kota Gorontalo itu, kini tidak bisa dilalui. Sebab, seluruh badan jalan hanyut terbawa sungai. 

Penulis: Apris Nawu | Editor: Wawan Akuba
TribunGorontalo.com/Apris Nawu
Badan jalan sepanjang beberapa meter di tepian Sungai Bone amblas tergerus arus sungai, Minggu (20/3/2022). 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Longsor yang terjadi di tebing Sungai Bone menyebabkan jalan Desa Bulontala Timur, Kecamatan Suwawa Selatan, Bone Bolango, terputus, Minggu (20/3/2022). 

Jalan yang merupakan akses warga Suwawa Selatan menuju Kota Gorontalo itu, kini tidak bisa dilalui. Sebab, seluruh badan jalan hanyut terbawa sungai. 

Titik jalan yang terputus ini berada di koordinat 0°31'18.2"N 123°08'17.7"E.  

Jalan yang berkelok itu, jika dilihat menggunakan pencitraan google maps, berada sangat dekat Sungai Bone. Posisinya tepat berada 100 meter dari jembatan yang roboh pada beberapa waktu yang lalu. 

Desa Bulontala menghubungkan antara Desa Pancuran dengan Desa Panggulo Barat. Jika akses ini terputus, artinya warga Suwawa Selatan yang akan menuju Kota Gorontalo, harus memutar melewati Jembatan Molitonggupo, Suwawa Timur. 

Warga Desa Pancuran misalnya, harus memutar dan menempuh jarak sekitar 15 kilometer untuk tiba di Pusat Kota Gorontalo. Apalagi, jembatan di desa tersebut belum juga diperbaiki sejak diterjang banjir 2019 lalu.

Hingga saat ini, telihat anggota kepolisian setempat telah memasang garis polisi. Warna garis polisi yang mencolok, diharapkan menjadi peringatan untuk warga yang akan melewati jalan tersebut.

"Sebab jika dibiarkan, warga bisa saja terperosok," ungkap salah satu warga yang ditemui TribunGorontalo.com (*). 

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved