Berburu Oleh-oleh di Galeri Grand Q Hotel: Tersedia Aneka Produk UMKM Gorontalo

Usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) ikut terdampak pandemi Covid-19. Pasar produk lesu.

Penulis: Wawan Akuba | Editor: lodie tombeg
TribunGorontalo.com/Wawan Akuba
Humas Yayasan Pomala Lo Lipu, Dyah Ayu Nuraini mengatur produk UMKM di galeri Grand Q Hotel Gorontalo, Kamis (24/2/2022) 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) ikut terdampak pandemi Covid-19. Pasar produk lesu. Grand Q Hotel Gorontalo bersama Yayasan Pomaya Lo Lipu membantu pelaku UMKM dalam memasarkan produk. Mereka mengumpulkan produk tersebut dan menjualnya di galeri di sudut hotel.

TribunGorontalo.com mendatangi galeri di koridor lobi hotel tersebut, Kamis (24/2/2022) siang. Meski berukuran beberapa meter persegi saja, banyak produk UMKM yang dipajang di galeri. Di etalase kaca, ada aneka makanan ringan serta sambal khas Gorontalo dijual.

Beberapa produk yang dipajang di antaranya kemeja karawo, songkok khas Gorontalo atau upiya karanji, aneka makanan ringan khas Gorontalo, serta sejumlah bumbu dapur. Selain itu, juga ada aneka kacang dan kue kerawang yang menjadi andalan sebagai oleh-oleh.

240222-Aneka makanan
Aneka produk makanan khas Gorontalo di Galeri Grand Q Hotel Gorontalo, Kamis (24/2/2022).

Humas Yayasan Pomala Lo Lipu, Dyah Ayu Nuraini ditemui di tempat tersebut menjelaskan, yayasan yang bergerak dalam bidang pengembangan sumber daya manusia (SDM), pihaknya mencoba untuk menghimpun produk UMKM yang ada di kabupaten dan kota di Gorontalo.

Peran pihaknya, kata Ayu, semata untuk menciptakan pasar para UMKM ini. Sebab kata dia, satu masalah yang dialami oleh pelaku UMKM adalah sulit memasarkan produk. Jika mendapatkan pasar pun, terlebih di masa pandemi, daya beli masyarakat itu menurun.

“Nah, sasaran di sini adalah tamu-tamu Grand Q Hotel. Baik itu tamu dari luar daerah maupun dalam daerah yang mengadakan acara di hotel ini,” ungkapnya.

240222-upiyah
Humas Yayasan Pomala Lo Lipu, Dyah Ayu Nuraini menata upiya produk UMKM di galeri Grand Q Hotel Gorontalo, Kamis (24/2/2022)

Menurut Dyah, respons dari para pengunjung Grand Q Hotel cukup baik terhadap keberadaan galeri tersebut. Untuk pelanggan dari luar daerah misalnya, mereka tidak perlu berkeliling Kota Gorontalo hanya untuk mencari oleh-oleh. Apalagi jika memang waktunya hanya sebentar di Gorontalo.

“Jadi banyak pembeli juga. Karena mereka para pengunjung tidak perlu keluar hotel hanya untuk bisa mendapatkan oleh-oleh,” tegasnya.

Sedangkan untuk harga, kata Dyah memang pihaknya tidak mematok harga yang tinggi. Pihaknya mendapatkan harga distributor dari para pelaku UMKM, sehingga ketika dijual kepada pelanggan pun, selisih harga dengan di tempat lain tidak terlalu jauh. Jadi memang cukup menggiurkan karena selain murah, juga sudah tersedia di hotel.

Produk yang dipajang di galeri tersebut sepenuhnya sudah dibayar kepada pelaku UMKM. Artinya, UMKM tidak perlu menunggu produknya laku terjual di hotel, baru bisa mendapatkan bayaran. Positifnya, kata Ayu, kerja sama ini memungkinkan untuk pihaknya bisa mendapatkan harga yang cukup miring dari pelaku UMKM. “Sehingga kalau kita jual kembali, itu harganya tidak terlalu mahal,” tutup Ayu.

240222-atur produk
Humas Yayasan Pomala Lo Lipu, Dyah Ayu Nuraini mengatur produk UMKM di galeri Grand Q Hotel Gorontalo, Kamis (24/2/2022).

Adapun kerja sama antara Grand Q Hotel Gorontalo bersama Yayasan Pomaya Lo Lipu tersebut sudah berlangsung sejak November 2021 dengan melakukan penandatanganan memorandum of understanding (MoU/perjanjian kerja sama).

General Manager Grand Q Hotel Gorontalo, Fredy Ali mengungkapkan, memang saat ini usaha perhotelan diminta untuk ikut mempromosikan produk UMKM dengan cara memberdayakan pelaku UMKM. Hal tersebut, kata dia, demi mendorong peningkatan ekonomi daerah dan mensejahterakan para kelompok UMKM. (wan)

 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved