Harga Minyak Goreng di Gorontalo Capai Rp 20 Ribu per Liter, Ini Kata DPRD

Kelangkaan minyak goreng secara nasional termasuk di Provinsi Gorontalo direspons DPRD Provinsi Gorontalo.

Editor: Lodie Tombeg
TribunGorontalo.com/DPRD
Gubernur Gorontalo Rustle Habibie dan Ketua DPRD Paris Jusuf dengan menggelar rapat di Aula Rumah Jabatan Gubernur Kota Gorontalo, Selasa (22/2/2022). 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Kelangkaan minyak goreng secara nasional termasuk di Provinsi Gorontalo direspons DPRD Provinsi Gorontalo dengan menggelar rapat di Aula Rumah Jabatan Gubernur Kota Gorontalo, Selasa (22/2/2022).

Rapat yang digelar bersama Gubernur dan Forkopimda Provinsi Gorontalo tersebut sekaligus memastikan kelancaran pasokan minyak goreng menjelang bulan suci Ramadan dan Idulfitri 2022M/1443 H.

Ketua Komisi II Espin Tule mengungkapkan bahwa kelangkaan minyak goreng kelapa sawit ini memang disebabkan beberapa hal. Di antaranya harga CPO yang naik, kemudian juga dipengaruhi oleh EDMO (Domestic Marketing Organition) dengan 23 juta ton yang diharapkan diekspor ke luar negeri.

"Dan juga dimintakan ada kurang lebih 20 persen yang dikelola oleh nasional, selisih inilah yang menjadi titik permasalahan. Karena memang 23 juta ton hanya 17 ton yang teridentifikasi," ujar Espin.

220222-DPRD Provinsi
DPRD Provinsi Gorontalo dengan menggelar rapat bahas minyak goreng di Aula Rumah Jabatan Gubernur Kota Gorontalo, Selasa (22/2/2022).

Selain itu, menurut peninjauan Komisi II DPRD di pasar-pasar, secara kenyataan memang masih ada minyak goreng curah yang ada di pasar tradisional, Pasar Bone Bolango, Pasar Pulubala, dan Shoping Center Limboto.

Dari hasil pantauan tersebut, ditemukan minyak goreng rata-rata dijual Rp 20 ribu per liter di pasar, sementara menurut Peraturan Menteri Perdagangan no. 6 tahun 2022 itu sudah mengatur bahwa minyak goreng kemasan premium itu Rp 14 ribu per liter, kemasan sederhana Rp 13,5 ribu per liter, dan harga minyak goreng curah Rp 11,5 ribu per liter.

"Nah harga ini yang belum stabil di pasaran, karena memang terdapat refraksi. Yang sudah mendapatkan refraksi ini PT. Billman, PT Sinar Mas, kecuali Bimoli yang belum ada reaksi sesuai dengan kunjungan kami," tambah Espin Tule.

Sementara dari 5 distributor itu, lanjut Espin, rata-rata untuk minyak kelapa yang tersedia hanya Sania, Fortune atau Sovia. "Tapi itupun tidak dalam jumlah yang besar, yang lain sudah terdistribusi dan mereka tetap menjual sesuai permendag" kata dia.

220222-Bahas migor-44
DPRD-Pemprov Gorontalo bahas minyak goreng, Selasa (22/2/2022).

Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Paris RA Jusuf menyampaikan kekhawatirannya pada kelangkaan minyak goreng ini akan menyebabkan kepanikan sosial.

"Oleh sebab itu, apa yang disampaikan oleh pak Gubernur itu, kami minta dari pihak Kementerian, buat tabel matrix kapan masuknya ke Gorontalo sehingga sampai masuk bulan ramadhan itu kita bisa tenang dan aman," ucap Ketua DPRD.

Dengan adanya tabel matrix, itu akan menjadi acuan informasi bagi DPRD Provinsi untuk meneruskannya kepada masyarakat. "Segera buat, dan jika ada informasi, itu yang akan kami proklamasikan ke masyarakat," ujar Paris Jusuf.

DPRD Provinsi akan terus memantau arus masuknya minyak goreng sehingga tersalurkan secara merata bukan hanya pada wilayah tertentu. "Jangan sampai hanya di wilayah tertentu, kemudian yang wilayah lain tidak ada," kata dia.

Ketua Deprov mengharapkan ada antisipasi agar jangan ada lagi provokator-provokator di media sosial yang mengatakan minyak goreng sudah habis yang mengakibatkan kekacauan masyarakat. "Nah ini yang akan kita antisipasi, dengan informasi kepada masyarakat yang bagus dan teduh, maka pasti ini tidak akan terjadi," tutupnya. (jil)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved