G20 di Indonesia

Indonesia Gelontorkan 45 Miliar Dolar AS, Ekonomi Tumbuh 3,65 Persen

Pandemi Covid-19 tengah memengaruhi laju pertumbuhan ekonomi dunia termasuk Indonesia. Menter Keuangan RI Sri Mulyani mengakui.

Editor: Lodie Tombeg
Tribunnews
Menteri Keuangan Sri Mulyani 


TRIBUNGORONTALO.COM, Jakarta - Pandemi Covid-19 tengah memengaruhi laju pertumbuhan ekonomi dunia termasuk Indonesia. Menter Keuangan RI Sri Mulyani mengakui pandemi berdampak besar terhadap ekonomi, sosial, dan secara spesifik di sektor finansial di seluruh dunia.

"Kebijakan fiskal berperan krusial dalam countercylical strategy. Di 2021, pemerintah Indonesia mengeluarkan dana sekira 45,9 miliar dolar Amerika Serikat (AS) atau 23,6 persen dari total belanja negara untuk mendukung pemulihan ekonomi," kata Menteri Keuangan Sri Mulyani di acara G20 "Finance Track Main & Side Event February Series", Rabu (16/2/2022).

Dia mengatakan, selama 2021 ekonomi Indonesia berhasil tumbuh 3,65 persen setelah mengalami kontraksi di 2020 minus 2,07 persen.

"Momentum pemulihan terjadi secara menyeluruh. Kami juga melihat hasil yang baik di sisi penawaran atau sisi produksi lintas sektoral maupun sisi permintaan," kata Sri Mulyani.

Ekspor juga memegang pernanan penting, didorong oleh pemulihan ekonomi global dengan pertumbuhan kuat pada sektor perdagangan, manufaktur, dan pertambangan.

"Output ekonomi Indonesia sudah mencapai dan melampaui level sebelum pandemi," pungkas mantan direktur pelaksana Bank Dunia tersebut. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Sri Mulyani: Indonesia Sudah Gelontorkan Anggaran Pemulihan Ekonomi 45 Miliar USD

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved