Konflik Rusia Vs Ukraina

Kenangan Tirai Besi dan Pengaruh Soviet, Ini yang Disiapkan Eropa Timur

Ketegangan di kawasan Eropa Timur semakin memuncak. Negara-negara di Eropa Timur sedang membuat persiapan untuk mengantisipasi kemungkinan warga.

Editor: Lodie Tombeg
AFP
Personel militer AS dari negara-negara Sekutu yang dikerahkan ke Rumania mengambil bagian dalam upacara selama kunjungan Sekjen NATO dan Presiden Rumania di Pangkalan Militer Mihail Kogalniceanu pada 11 Februari 2022 di Mihail Kogalniceanu, Rumania. 

TRIBUNGORONTALO.COM - Ketegangan di kawasan Eropa Timur semakin memuncak. Negara-negara di Eropa Timur sedang membuat persiapan untuk mengantisipasi kemungkinan warga yang melarikan diri dari Ukraina jika krisis dengan Rusia meletus.

Beberapa kota di Polandia sudah mendaftar tempat pengungsian yang tersedia. Sementara Rumania sedang membangun kamp-kamp pengungsi, sebagaimana diberitakan CNA.

Kenangan tentang Tirai Besi dan pengaruh Soviet masih sangat hidup di sisi timur Uni Eropa, di mana orang-orang waspada terhadap ketidakstabilan apa pun yang dapat menghantam ekonomi mereka dan melepaskan gelombang migrasi yang terakhir terlihat pada 1990-an selama pecahnya bekas Yugoslavia .

Rusia memiliki lebih dari 100.000 tentara yang berkumpul di dekat Ukraina.

Amerika Serikat telah memperingatkan bahwa serangan dapat dimulai dalam beberapa hari mendatang. Sementara Moskow menyangkal rencana semacam itu dan menuduh Barat "histeris".

Meskipun demikian, pemerintah dan kota-kota di dekat perbatasan Ukraina, dari utara ke selatan, telah bersiap-siap untuk menerima pengungsi, jika diperlukan.

Polandia, yang merupakan rumah bagi antara 1 juta dan 2 juta orang Ukraina, yang sebagian besar datang ke negara itu untuk bekerja, mengatakan pada hari Senin (14/2/2022) bahwa pihaknya sedang mempersiapkan skenario terburuk.

Menteri Luar Negeri Polandia, Marcin Przydacz mengatakan kepada penyiar Katolik Radio Plus bahwa dia bersiap untuk jumlah besar agar lebih siap.

Wali Kota Ciechanow, Krzysztof Kosinski, mengatakan siap menerima sekitar 80 pengungsi di sebuah hotel dalam waktu 48 jam, dengan biaya 140 zloty per malam termasuk makanan.

"Kami telah diyakinkan bahwa anggaran negara akan sepenuhnya menutupi biayanya," kata Krzysztof Kosinski kepada Reuters.

Pada hari Minggu, kota utara Elblag mengatakan memiliki 420 tempat yang tersedia. Kota Torun di Polandia mengatakan memiliki 96 tempat untuk pengungsi.

Kemudian di selatan, kota Czestochowa memiliki 1.100 tempat. Rumania, yang juga berbatasan panjang dengan Ukraina, menyelesaikan rencana aksi pada Minggu, kata Menteri Dalam Negeri Lucian Bode kepada stasiun televisi swasta B1.

"Kami tahu bahwa Polandia sedang bersiap untuk menerima 1 juta migran. Apakah Rumania siap menerima ratusan ribu pengungsi dalam arus masuk yang tidak terkendali?" dia berkata.

"Kami telah mempertimbangkan beberapa hipotesis. Kami sedang menganalisis berapa banyak kamp pengungsi yang dapat kami pasang dalam waktu yang relatif singkat, 10, 12, 24 jam."

"Kami memperkirakan kapasitas penginapan yang ada di kabupaten perbatasan, tetapi kami juga mendiskusikan tahap kedua, dengan kabupaten tetangga, dan tahap ketiga di seluruh negeri," ujarnya.

Baca juga: Orang Mulai Tinggalkan Ukraina di Tengah Ketegangan dengan Rusia

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved