Selasa, 17 Maret 2026

Sebaran Kasus Aktif Corona di Indonesia 13 Februari 2022: Gorontalo Miliki 143 Kasus

Provinsi Gorontalo memiliki 143 kasus aktif Covid-19, Minggu (13/2/2022). Meski berada di peringat ketiga terbawah (paling sedikit) kasus aktif.

Tayang:
Editor: Lodie Tombeg
zoom-inlihat foto Sebaran Kasus Aktif Corona di Indonesia 13 Februari 2022: Gorontalo Miliki 143 Kasus
Tribun Gorontalo
Vaksinasi pengunjung kafe di Kota Gorontalo, Rabu (9/2/2022) malam. 

TRIBUNGORONTALO.COM - Provinsi Gorontalo memiliki 143 kasus aktif Covid-19, Minggu (13/2/2022). Meski berada di peringat ketiga terbawah (paling sedikit) kasus aktif, namun masyarakat perlu waspada dan disiplin terapkan protokol kesehatan.

Diketahui secara nasional hari ini terdapat penambahan kasus virus corona sebanyak 44.526 kasus. Sebelumnya, Sabtu (12/2/2022), kasus positif Covid-19 bertambah 55.209 kasus.

Hal ini berarti terjadi pengurangan lebih dari 10 ribu kasus. Bertambahnya 44.526 kasus hari ini menjadikan total kasus Covid-19 di Indonesia sebanyak 4.807.778 kasus.

Hal tersebut berdasarkan data yang diterima Tribunnews.com pada Minggu pukul 17.20 WIB. Sementara itu, pada hari ini terjadi penambahan kasus aktif Covid-19 sebanyak 17.499 kasus.

Hal tersebut menjadikan total kasus aktif Covid-19 di Indonesia menjadi 352.839 kasus.

Berikut sebaran kasus aktif Covid-19 di 34 provinsi di Indonesia berdasarkan data dari laman resmi covid19.go.id pada Minggu (13/2/2022):

- Jawa Barat: 110.463

- DKI Jakarta: 73.184

- Banten: 58.184

- Bali: 19.743

- Jawa Timur: 18.220

- Jawa Tengah: 18.048

- DI Yogyakarta: 5.508

Baca juga: Diprediksikan Omicron Melandai Bulan Maret, Begini Penjelasan Menko Airlangga

- Sumatera Utara: 5.226

- Papua: 4.521

- Kalimantan Selatan: 4.101

- Lampung: 3.578

- Sulawesi Selatan: 3.475

- Sumatera Selatan: 3.409

- NTB: 3.293

- Kalimantan Timur: 2.891

- Maluku: 2.298

- Riau: 2.285

- Sulawesi Utara: 2.078

- Sumatera Barat: 1.633

- Papua Barat: 1.385

- Kalimantan Barat: 1.382

- Kepulauan Riau: 1.271

- Kalimantan Tengah: 1.247

- Bangka Belitung: 945

- Sulawesi Utara: 892

- NTT: 850

- Jambi: 552

- Bengkulu: 500

- Sulawesi Tengah: 423

Baca juga: Cerita Gubernur Gorontalo Terpapar Covid-19 Omicron

- Aceh: 356

- Kalimantan Utara: 151

- Gorontalo: 143

- Maluku Utara: 130

- Sulawesi Barat: 107

Jika Ingin Status Pandemi Berganti Endemi 

Diwartakan Tribunnews.com sebelumnya, penurunan kasus beberapa waktu lalu sempat menerbitkan harapan akan pergantian kasus, dari pandemi menjadi endemi.

Namun, kini gelombang tiga sedang terjadi. Dan ini menjadi tanda tanya bagi masyarakat, apakah endemi masih bisa terjadi usai gelombang ketiga ini? Menurut Ahli Epidemiologi dari Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Windhu Purnomo, saat ini Tanah Air masih berstatus pandemi.

"Tentu ini belum endemi. Kemarin kita sempat hampir endemi. Tetapi naik lagi karena Omicron. Dan Omicron munculnya dari luar Indonesia," ungkap Windhu pada webinar virtual, Sabtu (12/2/2022).

Apa lagi saat ini masih terus terjadi penularan. Kondisi ini membuat mutasi virus tidak dapat terelakkan. Mutasi muncul karena terjadinya transmisi.

Windhu pun mengatakan jika ingin tidak ada varian baru lagi, maka jangan memberikan kesempatan terjadinya penularan. Protokol kesehatan menjadi perisai utama dalam mencegah penularan.

Sedangkan perisai kedua adalah vaksin Covid-19 dosis lengkap. Tujuannya, meskipun tertular, tubuh tidak akan berada pada situasi kritikal atau meninggal. (*)


Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Sebaran Kasus Aktif Corona di Indonesia 13 Februari 2022: Jabar Tertinggi, Bali Masuk 5 Besar

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved