Satgas Covid-19 Provinsi Gorontalo: 73 Orang Terindikasi Omicron

Satuan Gugus Tugas (Satgas) Covid-19 Provinsi Gorontalo mengumumkan sebanyak 73 orang positif Corona suspek atau terindikasi terpapar varian Omicron.

Editor: Lodie Tombeg
Tribun Gorontalo
Satgas Covid-19 Provinsi Gorontalo saat mengumumkan perkembangan penanganan penyebaran Corona di Kantor Dinkes Provinsi Gorontalo, Jumat (11/2/2022). 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Satuan Gugus Tugas (Satgas) Covid-19 Provinsi Gorontalo mengumumkan sebanyak 73 orang positif Corona terindikasi terpapar varian Omicron

Demikian ditegaskan Satgas saat konferensi pers kesiapan Provinsi Gorontalo menghadapi gelombang ketiga Covid-19 (Omicron) di Media Center Satgas Covid-19, Kantor Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo, Jumat (11/2/2022).

Pada kesempatan itu yang hadir Dandrem 713 Brigjen TNI Amin Ibrahim, Karo Ops Polda Gorontalo Kombes Pol Tony P Sinambela, Kadis Kesehatan dr Yana Yanti Suleman, Juru Bicara Satgas Covid-19 dr Triyanto Bialangi, Kepala Badan Pengawasan Obat dan Makanan Agus Yudi Prayudana dan Ketua Komda Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI ) dr Mohamad Jukri Antuke.

Yana mengungkapkan Gorontalo sudah 73 orang suspek Covid-19 Omicron. "Jadi semuah tersebar di kota dan kabupaten Gorntalo, berjumlah 73 orang," katanya.

Baca juga: Diprediksikan Omicron Melandai Bulan Maret, Begini Penjelasan Menko Airlangga

Dia juga menyinggu  Peraturan Gubernur yang diberlakukan. "Saya rasa masyarakat sudah tahu, karena ini sudah disampaikan bulan kemarin," ujar dia..

Kadis menambahkan, mereka (pasien) semua sudah menjalani pemeriksan polimerasi chain reaction atau PCR dan dinyatakan positif Covid. "Terkonfirmasi semuah terindikasi Covid-19, virus Omicron," kata Yana.

Kata dia, pasien yang terkena Covid-19 diberiakan pelayanan obat dan makanan. "Kami layani dengan baik dari makannya, istirahatnya, sekaligus ini menjadi penyampaian untuk masyarakat," ujar dia.

Yana berpesan dan berharap untuk masyarakat Gorontalo patuhilah aturan Kementerian Kesehatan (Kemenkes). "Yang paling penting menjaga jarak, mencuci tanggan, memakai masker, hindari kerumunan dan kurangi mobilitas," ujarnya. (apr) 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved