Datangi Warga Moodu, Adhan Sebut DPRD Provinsi Gorontalo Tak Anggarkan Islamic Center

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi Gorontalo Adhan Dambea menyentil perencanaan pembangunan Islamic Center di Kelurahan Moodu.

Editor: Lodie Tombeg
Tribun Gorontalo
Adhan Dambea saat reses masa sidang kedua tahun 2021-2022 bertempat di Kelurahan Moodu, Rabu (9/2/2022). 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi Gorontalo Adhan Dambea menyentil perencanaan pembangunan Islamic Center di Kelurahan Moodu, Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo yang tidak kunjung ada solusi.

“Islamic Center ini sudah lama direncanakan tapi sampai dengan hari ini tidak ada kejelasan bahkan transparansi ke masyarakat, padahal masyarakat sangat antusias atas pembangunan tersebut,” tuturnya saat reses masa sidang kedua tahun 2021-2022 bertempat di Kelurahan Moodu, Rabu (9/2/2022).

Pantauan TribunGorontalo.com, kegiatan itu berlangsung Rabu pukul 15.00 Wita dihadiri masyarakat setempat baik lansia maupun generasi muda. Kata Adhan, jika pembangunan ini segera dilangsungkan tentunya sangat berdampak positif bagi keberlangsungan masyarakat, apalagi hingga hari ini ekonomi warga Gorontalo sangatlah terbilang sulit.

Kata dia, perlu untuk diseriusi pembangunan Islamic Center tersebut, agar pemerintah benar hadir membantu masyarakat dalam membangun perdagangan usaha mikro di wilayah ini.

090222-reses
Adhan Dambea berbicara kepada warga saat reses di Kelurahan Moodu, Rabu (9/2/2022).

“Kalau Islamic Center hadir tentu ekonomi masyarakat akan meningkat karena mereka akan berkreasi untuk menjual dagangannya, misalnya kuliner lokal. Harusnya peluang untuk membantu masyarakat ini bisa dilihat secara terbuka oleh pemerintah,” tuturnya.

Adhan bilang, seharusnya jika diseriusi, pembangunan tentu pada bulan Agustus sudah mulai dibangun. "Tapi jangankan pembangunan, akhir tahun 2021 saja, hal ini tidak dibahas anggarannya untuk masuk di tahun 2022," ujarnya. Sambung Adhan, dia melihat Pemerintah Provinsi Gorontalo tidak serius dalam pembangunan.

Kata dia, apalagi jabatan gubernur akan berakhir 22 Mei, otomatis akan datang pejabat baru. “Kalau memang benar dan serius Rusli Habibie membangun Islamic Center ini, seharusnya dari awal ia menjabat langsung menganggarkan pembangunan sehingganya sekarang sudah persiapan peresmian sebenarnya, tapi yang ada sekarang apa yang mau diresmikan, ini saja masih sawah. Pembangunan ini sekiranya tiba masa tiba akal,” tegasnya. (ris)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved